Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Sumber Rejo Jepara Minta Kali Pasokan Disudet Agar Tak Selalu Kebanjiran

0 128

MURIANEWS, Jepara – Banjir bandang di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Donorojo, Jepara, hampir selalu terjadi di setiap musim hujan, dalam lima tahun terakhir.

Banjir tahunan ini sudah biasa dihadapi masyarakat setempat. Meski demikian warga berharap ada upaya yang bisa dilakukan oleh Pemkab Jepara untuk mengatasi persoalan tahunan ini.

Petinggi Desa Sumber Rejo Nur Fakih menyatakan, ada salah satu cara yang diyakini bisa mencegah terjadinya banjir bandang ini.

Warga menyebut, cara yang mungkin bisa ditempuh adalah dengan melakukan penyudetan Kali Pasokan, yang selama ini meluap. Air bah yang meluap dari Kali Pasokan inilah yang selama ini menjadi sumber banjir rutin tahunan.

“Dalam lima tahun terakhir, banjir selalu terjadi. Penyebabnya ya sama, karena air dari Kali Pasokan meluap tak tertampung. Airnya datang dengan cepat, kemudian surut dengan cepat juga,” ujar Nur Fakih, Kamis (16/1/2020).

Penyudetan kali, dimaksudkan untuk meluruskan alur sungai. Saat ini alur Kali Pasokan di wilayah Sumber Rejo memang berkelok-kelok, sehingga debit air yang besar mengalami limpas saat musim hujan. Dengan disudet menjadi lurus, harapannya air bisa langsung lancar ke laut.

Gagasan untuk melakukan penyudetan kali, sejauh ini sudah disampaikan ke Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi saat mengecek langsung ke Sumber Rejo. Rencana ini tampaknya direspon. Pemkab Jepara sudah melakukan kajian terhadap usulan dari masyarakat ini.

“Jika memang akan dilakukan, sudetan yang dilakukan akan dilakukan untuk alur sepanjang kurang lebih 200 meter. Pemkab Jepara kabarnya sudah menganggarkan dana sekitar Rp 1,3 miliar,” tambah Nur Fakih.

Baca: Sumber Rejo Jepara Diterjang Banjir Setinggi 70 Sentimeter, Tiga Sekolah Terendam

Penyudetan juga harus dilakukan pada sungai kecil yang juga mengalir di wilayah Sumber Rejo. Pada satu titik, sungai kecil ini memang bertemu dengan Kali Pasokan. Alurnya juga berkelok-kelok perlu diluruskan untuk menghindarkan limpasan air.

Sementara itu, Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali menyebutkan, masalah banjir di Sumber Rejo memang sudah akut. Lokasi geografis Sumber Rejo memang berada di wilayah rentan banjir.

Ada beberapa sungai yang bertemu di kawasan ini, sehingga saat air datang dalam jumlah besar, luapan air tidak bisa dihindari.

“Pada tahun 2014, Pemkab Jepara bahkan sudah menawarkan program relokasi. Namun rencana ini tidak disepakati oleh warga. Sehingga persoalan ini masih terus terjadi sampai saat ini,” terangnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.