Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penurunan Kemiskinan Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Harus Digejot Lagi

0 164

MURIANEWS, Semarang – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan angka kemiskinan di Jateng periode Maret-September 2019 tertinggi secara nasional. Secara persentase, jumlah penduduk miskin di provinsi ini turun dari 10,80 persen (Maret 2019) menjadi 10,58 persen (September 2019).

Pada periode itu, penurunan angka kemiskinan di Jateng mencapai angka 63.830 jiwa. Angka ini jauh melebihi pencapaian Jawa Timur (56.250 jiwa), Nusa Tenggara Barat (30.280 jiwa) dan Papua (25.410 jiwa).

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan angka tersebut harus terus digenjot lagi.

“Targetnya harus tetap dipacu untuk dinaikkan lagi dengan jumlah penurunan angka kemiskinan yang lebih besar,” kata Ganjar, Kamis (16/1/2020).

Untuk meningkatkan penurunan angka kemiskinan, ke depan pihaknya akan melakukan banyak strategi. Selain politik anggaran, sejumlah kebijakan akan diarahkan pada program prioritas pengentasan kemiskinan.

Salah satunya dengan skema baru dalam Musrenbang. Tahun ini, konsep Musrenbang akan diubah dan lebih menonjolkan tentang tema, kreasi dan inovasi khususnya dalam hal pemberantasan kemiskinan.

“Kalau usulnya infrastruktur, silahkan dikirim lewat elektronik saja. Tapi saat musrenbang yang keliling itu, saya minta sesuai tema, kreasi dan inovasi yang dimiliki. Misalnya inovasi penurunan angka kemiskinan, pengelolaan desa, BUMdes dan lainnya. Sehingga, usulan-usulan dalam Musrenbang itu dapat menyelesaikan kemiskinan,” terangnya.

Ganjar juga akan mengoptimalkan berbagai potensi lain untuk keroyokan penanggulangan kemiskinan. Misalnya Baznas, CSR, filantropi dan program lain seperti Satu OPD Satu Desa Miskin.

“Nanti akan kami kembangkan, mengajak perguruan tinggi, perusahaan, TNI/Polru untuk membina masing-masing minimal satu desa. Kami juga akan membangun sistem, sehingga diharapkan jauh lebih cepat,” paparnya.

Penurunan angka kemiskinan ini menurut Ganjar tak lepas dari kerja keras Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen sebagai Koordinator Satgas Kemiskinan.

“Gus Yasin itu sangat rajin ngurusi kemiskinan, kami memang sepakat untuk membagi tugas itu. Kami sering komunikasi dengan Kemensos dan Wapres terkait soal data kemiskinan,” pungkasnya.(lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.