Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tali Akrap Kudus Berharap Perda Pendidikan Diniyah Takmiliyah Tidak Ada Diskriminasi

0 97

MURIANEWS, Kudus –  Ketua Komunitas Lintas Agama dan Kepercayaan Pantura (Tali Akrap) Moh Rosyid, berharap agar peraturan daerah (Perda) No 3 Tahun 2013 tentang pendidikan Diniyah Takmiliyah tidak tercipta diskriminasi. Ia berharap agar perda itu juga mengayomi pendidikan non formal selain madrasah.

“Kami harapkan perda tentang pendidikan Diniyah itu tidak diskriminasi nantinya,” jelasnya saat mengikuti forum koordinasi di Gereja Bukit Sion, Dersalam Kudus.

Ia mengatakan, Perda No 3 Tahun 2013 pada kenyataannya tidak maksimal. Ini karena belum terbitnya Perbup Kudus. Akan tetapi agar nanti tidak tercipta diskriminasi perda yang hanya berlaku bagi satu umat beragam saja.

“Maka perlu Perda sejenis yang memfasilitasi pendidikan keagamaan nonformal selain Islam,” lanjut dia.

Apalagi, Kabupaten Kudus baru saja menerima penghargaan sebagai Kota Peduli HAM dari Kemenkum HAM RI.  Maka perlu diwujudkan Kudus sebagai kota toleran.

“Hal ini tidak terwujud apabila ada satu perda yang diskriminatif,” tandas dosen IAIN Kudus.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pendeta Indonesia API Kabupaten Kudus Pdt Sriyono mengatakan, ini merupakan forum untuk mengawali wacana Perda pendidikan keagamaan nonformal agar menemukan titik temu.

“Kemudian akan menyosialisasikan pada Pimpinan Jemaat Gereja yg tergabung dalam Bamag di Kudus untuk memahami topik bahasa ini,” jelasnya.

Sementara itu, turut hadir anggota DPRD Kudus Fernando, untuk tindak lanjut perlu diadakan audiensi dengan Bupati Kudus dan DPRD. Hasil forum tersebut akan menjadi agenda pembahasan selanjutnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.