Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Status Tanggap Darurat Dicabut, Kerugian Banjir di Grobogan Capai Rp 14,7 Miliar

0 87

MURIANEWS, Grobogan – Status tanggap darurat bencana banjir di Grobogan resmi dicabut, Selasa (14/1/2020). Sebelumnya, status tanggap darurat ini ditetapkan sejak terjadinya bencana banjir pada Rabu (8/1/2020) lalu.

Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, status tanggap darurat ditetapkan seiring terjadinya banjir di 67 desa yang tersebar di tujuh kecamatan. Yakni, Kecamatan Penawangan, Karangrayung, Godong, Kedungjati, Tanggungharjo, Gubug dan Tegowanu.

Dijelaskan, bencana banjir tersebut mengakibatkan 64.251 Jiwa atau 20.339 KK yang terkena dampak. Kemudian, ada 25 sekolah, 3.126 hektar tanaman padi, dan 36,5 hektar areal persemaian yang sempat terendam banjir. Selanjutnya, ada laporan 14 kambing dan 700 ekor unggas yang mati akibat banjir tersebut.

Disamping itu, banjir juga mengakibatkan 20 rumah roboh atau hanyut. Rinciannya, 19 rumah di Kecamatan Gubug dan 1 rumah di Kecamatan Karangrayung. Kemudian, sebanyak 46 rumah di Kecamatan Gubug dilaporkan mengalami rusak berat.

“Akibat banjir tersebut, nilai kerugiannya mencapai Rp 14,7 miliar,” jelasnya usai pemberian bantuan sosial untuk korban banjir yang diserahkan Bupati Grobogan Sri Sumarni di pendapa kantor Kecamatan Gubug, Selasa (14/1/2020).

Menurut Endang, bencana  banjir yang menerjang wilayah Gubug dan Kedungjati mengakibatkan belasan titik tanggul jebol. Masing-masing di Desa Glapan (3 titik), Ngroto (4), Trisari (5), Papanrejo (1), Rowosari (2), dan Ringinharjo (1).

“Untuk tanggul jebol, saat ini masih dalam penanganan yang dilaksanakan oleh BBWS Pemali Juana, Pusdataru Provinsi Jateng maupun DPUPR Kabupaten. Selain itu, penanganan tanggul jebol juga didukung berbagai instansi, relawan, dan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang dengan tulus mendonasikan harta dan tenaganya untuk membantu para korban banjir.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Grobogan, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas keperdulian dan gotong royong dari jajaran TNI, Polri, PMI, relawan dan para donatur yang telah memberikan bantuan tenaga dan materiil untuk mengatasi dan meringankan korban bencana,” katanya, usai menyerahkan bantuan sosial.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.