Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Hujan Deras Sejak Tadi Malam, Sembilan Titik di Kudus Longsor

0 160

MURIANEWS,Kudus – Hujan deras yang melanda Kabupaten Kudus sejak Senin (13/1/2020) malam mengakibatkan sembilan titik di Kota Kretek mengalami longsor. Meski tak ada korban jiwa, musibah tersebut menelan kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Kudus, Bergas C Penanggungan menjelaskan, kesembilan titik yang mengalami longsor berada di Kecamatan Dawe. Rata-rata, longsor dikarenakan tanah tak kuat menahan tingginya curah hujan.

“Sembilan titik ini memang berada di Kecamatan Dawe dan paling parah di Desa Colo,” katanya, Selasa (14/1/2019)

Ia menyebutkan, kesembilan itu, pertama di RT 02 RW 02 Dukuh Merengetan, Desa Kajar, Kecamatan Dawe. Di tempat ini longsor menimpa pelataran rumah milik Nasukha.

“Hanya satu rumah itu yang terdampak. Kerugian nihil karena tidak mengenai bangunan,” lanjut dia.

Kedua di Dukuh Godang, Desa Ternadi RT 01 RW 01, RT 03 RW 02, RT 04 RW 01 Kecamatan Dawe. Ada lima rumah warga yang terdampak. Satu rumah warga atas nama Sumi dinding dapur terkena longsoran tanah kurang lebih sembilan meter.

Sejumlah relawan bersama masyarakat setempat membersihkan sisa longsor yang melanda sejumlah tempat di Kudus. (MURIANEWS/Istimewa).

Selanjutnya di Desa Ternadi, Dukuh Tawang Rejo RT 02 RW 02 Kecamatan Dawe. Longsor sempat menutup sebagian besar jalan desa. Sehingga mobilitas masyarakat terganggu.

Lalu di Desa Ternadi, Dukuh Tawang Rejo RT 04 RW 01 Kecamatan Dawe. Longsor menimpa halaman depan rumah milik Girun sepanjang lima meter dengan lebar dua meter.

“Tidak ada korban jiwa atau pun kerugian. Hanya mobilitas pemilik rumah terganggu,” jelasnya.

Ia menambahkan, titik longsor juga terjadi Desa Ternadi, Dukuh Tawang Rejo RT 05 RW 02  Kecamatan Dawe. Longsor menimpa dapur rumah milik  Sarno. Kerugian kurang lebih mencapai Rp 1 juta.

Lalu di Desa Japan, Kecamatan Dawe. Longsor menyebabkan menutup jalan Japan – Beji, juga tanah melimpas ke bagian belakang rumah warga. Longsor juga terjadi di Dukuh Krajan – Ketanggi, Desa Dukuh Waringin. Longsoran menimpa Jalan Desa menyebabkan jalan terganggu karena tidak bisa dilalui kendaraan.

Berikutnya, longsor juga terjadi di Jalan Dukuh Tengger RT 01 Rw 04 Desa Glagah Kulon, Kecamatan Dawe. Longsoran menimpa Jalan Desa. Tanah longsor juga menyebabkan jalan terganggu karena tidak bisa dilalui kendaraan.

“Serta kejadian tanah longsor di RT 05 RW 03 Dukuh Pandak, Desa Colo, Kecamatan Dawe. Tanah longsor menimpa pekarangan belakang rumah milik Muji Aminah. Tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.