Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sungai Piji Desa Kesambi Meluap, Jalan dan Pemukiman Warga Kembali Tergenang Air

0 169

MURIANEWS, Kudus – Sungai Piji di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo kembali meluap Selasa, (14/1/2020) pagi. Akibatnya, luapan air menggenangi seputaran jalan raya dan pemukiman dekat jembatan empat hingga sembilan.

Kepala Desa Kesambi, Mukhamad Masri mengatakan jika air mulai meluap sekitar pukul delapan pagi. Luapan air terjadi karena pada daerah atas terjadi hujan lebat dan meningkatkan debit air di Sungai Piji.

“Ini karena yang atas deras hujannya pagi tadi,” ucapnya ketika ditemui di lokasi.

Selain itu, hujan pada malam hingga dini hari di Kesambi juga menjadi penyebab bertambahnya debit air pada sungai tersebut. Hingga menyebabkan luberan air di beberapa jembatan yang berada di aliran sungai.

“Pagi tadi, sebelum sungainya ditutup sempat ke jalan,” ungkapnya.

Untuk langkah penanggulangan, kata Masri, warga dibantu relawan dan anggota kepolisan maupun TNI menambak  semua jembatan. Dengan tujuan agar tidak ada yang meluap hingga rumah warga.

“Sekarang siaga satu, semua bersiaga di jembatannya masing-masing,” tambahnya.

Selain meluapnya sungai, beberapa titik di sepanjang tanggul Sungai Piji juga nampak bocor. Oleh karena itu, pihaknya akan menandai terlebih dahulu titik-titik yang bocor. Untuk kemudian ditambal setelah debit air normal

“Sementara kami akan tandai terlebih dahulu, baru kami tangani secara swadaya,” terangnya.

Sementara Kapolsek Mejobo AKP Sartono mengatakan pihaknya telah mengerahkan sebanyak 80 personel gabungan. Mereka akan bersiaga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Kami kerahkan personel untuk siap siaga,” katanya.

Selain berjaga, pembersihan jembatan juga tengah dilakukan. Yakni pada jembatan empat, sembilan, dan sepuluh. Material-material yang dirasa bisa menghambat aliran air diangkat dan dibersihkan.

“Kami bersihkan yang menyangkut di jembatan agar tidak menyumbat aliran air,” tambahnya.

Sedang untuk jembatan yang parah, kata Sartono, berada di titik jembatan sepuluh. “Kami akan bersiaga sampai situasi aman,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.