Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

192 Kebakaran Terjadi Selama 2019, Kerugian Mencapai Rp 12,6 Miliar

0 83

MURIANEWS, Grobogan – Musibah kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2019 ternyata cukup banyak. Totalnya, ada 192 kejadian yang tersebar di 19 kecamatan. Hal itu disampaikan Kabid Damkar Satpol PP Grobogan Gogot Cahyanto, Senin (13/1/2020).

“Dari data yang kita miliki, pada tahun lalu, ada 192 kasus kebakaran yang kita tangani. Selain di wilayah Grobogan, ada beberapa musibah kebakaran di Blora dan Demak yang ikut kita tangani,” katanya.

Dari musibah kebakaran itu menimbulkan kerugian material sekitar Rp 12,6 miliar. Kemudian, untuk jumlah korban jiwa akibat kebakaran ada dua orang.

Untuk wilayah yang paling banyak terdapat musibah kebakaran berada di Kecamatan Purwodadi dengan jumlah 37 kejadian. Kemudian, Kecamatan Kradenan (17), Toroh (16), Grobogan (16), Pulokulon (15), Wirosari (12) dan Godong (11).

“Paling sedikit di Kecamatan Klambu dengan dua kejadian. Kemudian, Kecamatan Penawangan ada tiga kejadian,” jelasnya.

Masih dijelaskan Gogot, intensitas kebakaran mengalami kenaikan sejak masuknya kemarau. Yakni, mulai bulan Juni (22 kali), Juli (23), Agustus (29), September dan Oktober, masing-masing 37 kali.

Untuk penyebab kebakaran didominasi oleh korsleting listrik sebanyak 63 kejadian. Kemudian, kebakaran juga diakibatkan api bediang (24), pembakaran sampah (22), kompor gas (17), api pawon (12), obat nyamuk (9), puntung rokok (5).

“Korsleting dan api bediang jadi penyebab kebakaran paling banyak,” tegasnya.

Gogot menambahkan, dibandingkan tahun sebelumnya, kebakaran pada tahun 2019 jauh lebih banyak. Pada tahun 2018, musibah kebakaran ada 148 kejadian dengan kerugian sekitar Rp 11,4 miliar. Kemudian, kebakaran tahun 2017 ada 90 kali dengan angka kerugian mencapai Rp 4,9 miliar.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.