Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penyebab Tenggelamnya KM Ceria 1 di Karimunjawa Belum Bisa Dipastikan

0 234

MURIANEWS, Jepara – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Karimunjawa, sampai saat ini belum bisa mendapatkan penjelasan pasti mengenai penyebab pecahnya KM Ceria 1, pada Jumat (10/1/2020) dinihari.

Sampai dipulangkannya para korban selamat dalam kejadian tersebut, KUPP Karimunjawa belum mendapatkan keterangan maksimal dari para korban.

Kepala KUPP Kelas III Karimunjawa, Ansori menyatakan, pihaknya telah menyelesaikan laporan kecelakaan kapal (LKK) dan pengurusan legalitas para ABK. Hal ini dilakukan  agar mereka dapat segera kembali ke daerah masing-masing, setelah kejadian kecelakaan tersebut.

“Sementara kami sebagai Syahbandar memang baru menyelesaikan terkait laporan kecelakaan kapal. Sedangkan untuk menggali informasi detail terkait penyebab kecelakaan ini, masih belum bisa kami lakukan. Hanya informasi-informasi yang sifatnya umum saja yang baru kami dapatkan,” ujar Ansori, Senin (13/1/2020).

Penyebab kecelakaan laut ini, diduga karena cuaca buruk yang terjadi di Perairan Karimunjawa pada saat itu. Namun secara detail, pihak KUPP Karimunjawa belum bisa mendapatkan keterangan.

Kondisi Nahkoda baik fisik dan psikis, menurut Ansori  masih belum memungkinkan untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai penyebab tenggelamnya kapal.

KUPP Kelas III Karimunjawa sendiri, Senin (13/1/2020) juga ikut mengantarkan kepulangan 14 korban selamat KM Ceria 1. Kepulangan ke 14 korban selamat dilakukan dengan pesawat udara melalui Bandara Dewadaru dengan menggunakan maskapai Wings Air,  pukul 12.00 WIB.

Alhamdulillah hari ini kami dapat mengantarkan dan mengawal proses kepulangan para korban termasuk ABK KM Ceria 1 yang tenggelam Jumat kemarin. Ini dilakukan agar para korban khususnya Nahkoda kapal bisa mendapatkan penanganan lebih baik di Jepara atau Semarang,” kata Ansori menambahkan.

Para korban sebelumnya telah mendapatkan perawatan intensif dari Puskesmas Karimunjawa. KUPP Karimunjawa, memastikan akan terus mengawal proses penyelidikan tenggelamnya KM Ceria 1.

Baca: Dihantam Gelombang, 14 Penumpang KM Ceria 1 Terapung di Perairan Karimunjawa

Sebelumnya diberitakan, KM Ceria 1 rute Semarang – Ketapang tenggelam di perairan Karimunjawa pada Jumat (10/1/2020) pukul 02.00 WIB dinihari. Setelah sempat terapung-apung di laut akhirnya para korban berhasil diselamatkan oleh KM Angel pada Sabtu (11/1/2020) sekitar jam 08.30 WIB.

Upaya penyelamatan kemudian dilakukan dengan cara di langsir ke KM Ita Kembar Jaya, untuk kemudian dibawa ke Pelabuhan Legon Bajak, Kemojan, pada pukul 09.30 WIB.

Satu orang korban luka yang merupakan Nahkoda KM Ceria 1, Suwardi. Kapten kapal ini  mengalami patah tulang dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Karimunjawa. Adapun ke 14 korban selamat adalah sebagai berikut adalah, KAPT Suwardi (Nahkoda), Hairudin,  Eko Widiantoro, Bukhori dan  Harwan Ibnu.

Kemudian  Duwijo, Budiyono, Reno Saputro, Azida Adikusuma,  Yosua Yudistiyawan, Miya Asanti Zunfika (kadet),  Musria (kadet),  Asik Wantoro dan  Juwanto.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.