Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penumpang KM Ceria I yang Pecah di Karimunjawa Diterbangkan ke Semarang

0 135

MURIANEWS, Jepara – Musibah pecahnya Kapal Motor (KM) Ceria I di Perairan Karimunjawa, masih membawa trauma bagi para penumpang dan ABK (Anak Buah Kapal), yang berhasil diselamatkan. Namun pemulihan kondisi kesehatan mereka menunjukan hasil menggembirakan. Mereka bahkan sudah dibawa ke Semarang oleh perusahaan kapal tersebut.

Menurut Sekretaris Camat Karimunjawa Noor Sholeh, perwakilan PT Samudra Moda Selaras Semarang sudah datang ke Karimunjawa sejak Minggu (12/1/2020). Utusan perusahaan pemilik kapal ini juga sudah memastikan kondisi semua penumpang dan kru kapal.

Selanjutnya, pada Senin (13/1/2020) semua penumpang dan ABK dibawa pulang ke Semarang menggunakan pesawat dari Bandara Dewandaru Karimunjawa. Sebanyak 14 orang yang berhasil diselamatkan oleh warga Karimunjawa diangkut menggunakan pesawat pada 12.00 WIB siang.

“Jadi setelah ada utusan perusahaan yang datang kemarin, hari ini semua ke-14 orang yang ditemukan dan diselamatkan warga langsung dipulangkan ke Semarang. Mereka dinaikan pesawat dari Bandara Dewandaru, siang ini tadi,” ujar Noor Sholeh, Senin (13/1/2020).

Dua korban yang sempat dirawat di Puskesmas Karimunjawa, juga sudah termasuk dalam rombongan yang dipulangkan dari Karimunjawa. Dua orang yang sempat dirawat di Puskesmas Karimunjawa adalah Kapten Kapal Suwardi dan penumpang wanita bernama Musriah.

Suwardi, kapten KM Ceria I diketahui mengalami patah kaki kirinya dalam usahanya menyelamatkan diri saat kapal yang dinahkodainya pecah, pada Jumat (10/1/2020) dinihari. Di Puskesmas Karimunjawa, kaki kiri Suwardi akhirnya digif dan harus ditandu saat akan naik ke pesawat yang akan membawanya ke Semarang.

“Sedangkan ibu Musriah, saat akan diangkut ke Semarang masih harus menggunakan kursi roda. Kondisinya semakin membaik setelah mengalami hipotermia. Kalau terlambat beberapa jam entah apa yang terjadi pada beliau ini. Alhamdulilan semua selamat,” tambah Noor Sholeh.

Baca: Bertahan Pakai Pecahan Kapal, Penumpang KM Ceria 30 Jam Terombang Ambing di Laut

Ceceran makanan berupa roti kering, mi instan yang terapung-apung di lautan pada kejadian itu menjadi bagian dari usaha penyelamatan mereka. Ceceran yang terapung-apung di lautan tersebut kemudian dijejak oleh KM Angel yang kebetulan lewat pada Sabtu (11/1/2020).

Awak KM Angel milik warga Karimunjawa yang curiga dengan ceceran makanan kemudian mencoba mencari tau keberadaan kapal. Setelah itu, ditemukan 14 orang penumpang dan ABK KM Ceria yang tengah bertahan hidup di atas rakit pecahan kapal mereka. Usaha penyelamatan yang dilakukan akhirnya berhasil membawa mereka ke Legon Bajak, Kemojan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.