Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pelaku Pembuangan Bayi di Penawangan Grobogan Diringkus Polisi

MURIANEWS, Grobogan – Hanya dalam hitungan jam, kasus penemuan mayat bayi di sebuah kolam lele di Desa/Kecamatan Penawangan berhasil terungkap. Dalam kasus ini, polisi mengamankan satu orang pelakunya.

Kapolsek Penawangan AKP Saptono mengungkapkan, pelaku yang diamankan adalah seorang perempuan berinisial KEV, warga setempat. Bersama pelaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain, ember, handuk, kaos, celana kolor, pakaian dalam dan gunting.

“Pelaku ini masih berusia 21 tahun. Motifnya, pelaku merasa ketakutan karena hamil, sedangkan statusnya belum menikah,” katanya, Sabtu (11/1/2020).

Sapto menjelaskan, terungkapnya kasus itu berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan bersama tim Inafis Polres Grobogan. Dalam olah TKP, berhasil ditemukan plasenta atau ari-ari di selokan pinggir kolam.

Selain itu, ditemukan pula pembalut dalam kondisi banyak darah yang sudah mengering di dalam tas plastik dan dibuang di tempat sampah. Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, ada orang yang dicurigai sebagai pelaku pembuangan bayi di kolam lele tersebut.

“Setelah kita interogasi, yang bersangkutan mengaku habis melahirkan. Kita juga melibatkan dokter dan bidan dari Puskesmas Penawangan untuk melakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Baca juga: Mayat Bayi Perempuan Terapung di Kolam Lele Gegerkan Warga Penawangan Grobogan

Seperti diberitakan, warga Desa/Kecamatan Penawangan digegerkan dengan peristiwa penemuan mayat bayi di sebuah kolam ikan lele, Sabtu (11/1/2020). Mayat bayi itu ditemukan dalam posisi terapung di kolam lele sekitar pukul 06.00 WIB.

Lokasi kolam lele tempat ditemukannya mayat bayi itu berada di belakang rumah Sundar (70), warga setempat. Pada lokasi tersebut, ada enam kolam lele. Mayat bayi baru yang diperkirakan baru saja dilahirkan itu ditemukan dalam posisi terlentang di salah satu kolam di bagian selatan.

Mayat bayi kali pertama diketahui oleh Sundar ketika hendak buang air kecil di pinggir kolam. Saat itu, Sundar melihat sebuah benda di dalam kolam yang semula dianggap sebuah boneka.

Namun, setelah diperhatikan lebih lanjut, Sundar merasa curiga dan selanjutnya memanggil warga sekitar untuk memastikan benda tersebut. Setelah dicek, benda yang dikira boneka itu ternyata mayat bayi berjenis kelamin perempuan. Kasus tersebut, selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...