Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pengusaha Tahu di Karangbener Kudus Diminta Produksi Sesuai Kapasitas IPAL

MURIANEWS, Kudus – Belasan pengusaha tahu di Desa Karangbener, Kecamatan Bae dikumpulkan pemerintah kecamatan setempat, Jumat (10/1/2020). Mereka diberikan solusi terkait keluhan limbah tahu oleh masyarakat di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae.

Solusi tersebut salah satunya meminta pengusaha tahu untuk memproduksi tahu sesuai dengan kapasitas instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Dengan begitu, limbah dari tahu itu bisa terkendali.

“Kita berikan solusi jangka pendek dan jangka panjangnya. Agar limbah dari pengrajin tahu tetap terkendali ,” jelas Camat Bae Mintoro, Jumat (10/1/2020).

Ia mengatakan, untuk solusi jangka pendek pemerintah kecamatan memberikan beberapa solusi. Pertama dari pihak terkait akan segera melakukan pengecekan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di masing-masing pengusaha tahu.

Pengecekan dilakukan untuk mengetahui kapasitas IPAL di masing-masing para pengusaha. Dengan begitu, produksi tahu bisa ditentukan.

“Jadi kita menjaga komitmen awal sesuai dengan IPAL yang disesuaikan. Pengusaha harus sesuai dengan kapasitas IPALnya masing-masing,” lanjutnya.

Sedangkan untuk jangka panjangnya, pengusaha tahu akan direlokasi. Hanya hingga kini, pemerintah desa masih menunggu usulan revisi perda RTRW jadi.

“Jadi sebenarnya tempatnya sudah ada. Hanya kita menunggu terkait dengan Perda RTRW ini,”ungkapnya.

Sementara itu kepala Desa Karangbener Arifin mengatakan, terkait dengan relokasi itu sudah ada lokasinya. Izinnya sudah diusulkan kepada dinas terkait.

“Hanya memang masih menunggu. Karena masih ada revisi RTRW,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejauh ini di desanya ada 16 pengrajin tahu. Namun saat ini yang masih aktif ada sebanyak 15 pengusaha tahu.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...