Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ratusan Korban Banjir Demak Mengungsi di Tanggul Sungai

0 879

MURIANEWS, Demak – Tanggul Sungai Tuntang di Kabupaten Demak, jebol pada Kamis (9/1/2020) kemarin. Akibatnya, banjir menggenangi Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Demak, dan memaksa warga di desa itu mengungsi.

Hingga Jumat (10/1/2020) pagi tadi, jumlah pengungsi bertambah. Dilansir dari AntaraJateng, jumlah pengungsi tercatat mencapai 2.677 orang. Mereka mengungsi di sejumlah tempat.

Warga terpaksa meninggalkan rumah karena banjir yang menggenangi perkampungan warga cukup tinggi. Dari ribuan orang yang mengungsi, ada ratusan orang yang masih tetap bertahan di tanggul sungai setempat.

Suwandi, Kepala Desa Trimulyo pun membenarkan hal ini. Ia menyebut, pihak desa sudah mengupayakan mereka untuk pindah ke lokasi lain, namun menolak.

“Warga yang bertahan di Tanggul Sungai Tuntang memang cukup banyak, sedangkan jumlahnya belum bisa dipastikan,” katanya.

Menurutnya, warga yang bertahan di tanggul sungai ditawarkan untuk mengungsi di tempat yang lebih representatif. Seperti di Kantor Kecamatan Guntur atau tempat lain yang tidak terlalu jauh, namun menolak.

Kalaupun dipindahkan ke bagian barat tanggul yang lokasinya lebih dekat, katanya, mereka juga menolak dengan alasan khawatir ketika air sungai yang kebetulan berada di dekat lokasi pengungsian juga melimpas sehingga harus pindah lagi.

”Oleh karena itu, mereka memilih bertahan di tanggul sungai yang dianggap aman dari genangan banjir,” ujarnya.

Meskipun bertahan di tanggul dengan hanya menggunakan tenda secara swadaya, mereka juga sudah mendapatkan bantuan makanan dari BPBD yang bekerja sama dengan PMI setempat dan sejumlah relawan.

“Kami berterima kasih karena sejumlah pihak terkait bertindak cepat. Sehingga kebutuhan logistik warga terdampak banjir terpenuhi. Termasuk untuk tim medis juga siap ketika ada warga yang mengeluhkan kesehatannya,” terangnya.

Untuk jumlah warga yang mengungsi hingga saat ini diperkirakan mencapai 2.677 orang yang berasal dari sejumlah pedukuhan. Di antaranya, ada yang mengungsi ke tempat saudaranya, serta ada yang mengungsi ke masjid, balai desa serta kantor Kecamatan Guntur.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: AntaraJateng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.