Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bukan Daerah Tertinggal, Disdikbud Pati Sebut Tak Bisa Keluarkan SK Guru Pengganti untuk GTT

MURIANEWS, Pati – Polemik permintaan penerbitan Surat Keputusan (SK) Guru Pengganti nonK2 yang disuarakan oleh guru tidak tetap (GTT) Pati, belum juga selesai. Bahkan, mereka mendesak agar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) untuk segera mengeluarkan SK yang digunakan sebagai syarat pendaftaran pendidikan profesi guru (PPG) tersebut.

Ketua Paguyuban GTT Pati Suhendra mengatakan, sampai saat ini masalah SK guru pengganti itu belum terselesaikan. Bahkan pihaknya mengaku sulit berkomunikasi dengan Kadisdikbud Pati.

Padahal, di daerah lain menurut dia, SK Guru Pengganti itu bisa diterbitkan oleh kepala dinas. Namun, di Pati sendiri belum melakukan hal itu. Apalagi, SK tersebut sangat penting untuk honorer nonK2.

“Kami sudah melayangkan surat ke DPRD agar membantu kami menyelesaikan masalah SK Guru Pengganti ini. Karena setelah kami audiensi dengan banyak anggota dewan dulu itu, sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak dinas,” katanya.

Baca: Digeruduk GTT, DPRD Pati Berang Kepala Dinas Hanya Kirimkan Bawahan

Sementara Kadisdikbud Pati Winarto menyebut, penerbitan SK Guru Pengganti untuk GTT tidak bisa dilakukan. Karena menurut dia, hal itu bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 20017 tentang Guru.

“Dalam surat yang dikirimkan oleh Kemendikbud RI kepada Kami (Disdikbud) dua hari yang lalu, memang menyatakan tidak bisa (menerbitkan SK Guru Pengganti),” katanya, Kamis (9/1/2020).

Memang, lanjut Winarto, ada banyak GTT di Pati yang menginginkan SK itu. Tetapi menurut dia, berdasar penjelasan dari Kemendikbud RI, yang bisa menerbitkan SK Guru Pengganti itu hanya di Daerah Terdepan Terluar dan Tertinggal (3T).

“Pati sendiri tidak masuk daerah 3T itu. Kalau bisa, pasti kami sudah menerbitkan SK tersebut. Lagi-lagi, kita terkendala regulasi,” pungkasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...