Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pelayaran Ditutup, Lima Hari Mat Safii dan Keluarga Terpaksa Kemah di Pelabuhan Jepara

MURIANEWS, Jepara – Terhentinya pelayaran Jepara-Karimunjawa membuat sebuah keluarga asal Karimunjawa, harus ‘berkemah’ di Pelabuhan Penyeberangan Pantai Kartini Jepara. Mat Safii bersama istri dan dua anak lelakinya, sejak Jumat (3/1/2020) harus bertahan hidup sambil menunggu pelayaran kembali dibuka.

Mat Safii, Warga Tlogo, Kemojan, Karimunjawa mengaku sepekan lalu datang ke Jepara untuk berbelanja kebutuhan. Rencananya Jumat (3/1/2020) dirinya sudah bisa pulang ke Karimunjawa.

Namun cuaca buruk di Laut Jepara akhirnya memaksa dirinya berserta istri dan dua orang anaknya harus bertahan di Pelabuhan Kartini Jepara. Sudah lima hari keluarga ini menginap di pelabuhan ini.

Beruntung dirinya bisa bermalam di Kantor Dishub yang ada di pelabuhan. Pada siang hari, dirinya menunggu di emperan warung-warung yang sementara tutup, karena pelayaran memang sedang ditutup.

Menurutnya, ada banyak orang Karimunjawa yang sebenarnya bernasip sama dengan dirinya. Namun semuanya bermalam di rumah sanak familinya.

“Barang-barang saya sudah masuk ke Kapal Siginjai. Kemarin saya juga sudah dapat tiketnya. Namun tiketnya dikembalikan, karena cuaca buruk. Terpaksa kami menunggu pelayaran selanjutnya di sini. Tidak ada keluarga di Jepara,” ujar Mat Safii, Selasa (7/1/2020).

Pihaknya berharap cuaca segera membaik dan pelayaran bisa kembali dibuka. Mat Safii mengaku sudah tidak banyak lagi memiliki uang saku untuk biaya menunggu pelayaran dibuka.

Baca: Cuaca Buruk, Pelayaran Jepara-Karimunjawa Ditutup Sejak Jumat Pekan Lalu

Informasi terakhir yang didapatkannya, ada rencana kemungkinan pelayaran baru akan dibuka pada Jumat (10/1/2020) mendatang.

Ada kemungkinan juga Kapal Cepat Expres Bahari akan berlayar lebih dulu, ketimbang KM Siginjai. Jika memang ada kapal yang sudah berangkat, dirinya mengaku akan naik kapal itu ke Karimunjawa. Soal barang-barang yang sudah ada di KM Siginjai, akan ditunggunya di Karimunjawa.

“Rasanya sudah ingin cepat-cepat pulang. Kalau ada kapal yang berlayar, saya akan berangkat ke Karimunjawa. Kapal cepat katanya akan lebih dulu berlayar. Tapi semuanya juga belum jelas. Saya menunggu perkembangannya,” tambah Mat Safii.

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...