Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Antisipasi Banjir, Pemkab Bakal Tambah Pompa Penyedot di Sungai Wulan

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus akan mengupayakan penambahan pompa penyedot untuk ditempatkan di Sungai Wulan guna mengatasi problematika banjir yang kerap melanda Kota Kretek, terkhusus pada Kecamatan Jati.

Apalagi, saat ini hanya ada dua pompa dengan daya sedot air hingga 600 liter per detik. Dengan kemampuan satu hari satu malam yakni sekitar 20 jam non stop. Setelah itu, mesin itu harus diistirahatkan antara dua sampai tiga jam.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menyebut akan menganggarkan sekitar satu hingga tiga unit pompa tambahan pada APBD Perubahan 2020. Hanya, untuk kuantitas pastinya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran Pemkab.

“Idealnya memang lima, namun akan disesuaikan dengan anggaran nanti,” katanya ketika meninjau Sungai Wulan, Selasa (7/1/2020) siang.

Ia mengatakan, jika penambahan pompa sebenarnya didasari pada curah hujan yang melanda di Kabupaten Kudus. Apabila hujan tidak berhenti berhari-hari, maka idealnya diberi tambahan tiga pompa lagi.

“Itu jika hujan tujuh hari tujuh malam,” ucapnya.

Namun apabila melihat kondisi cuaca beberapa hari ini, Hartopo menyebut jika hanya membutuhkan satu tambahan pompa saja. Guna menunjang dua pompa lain yang kini tengah dioperasikan untuk membuang air ke Sungai Wulan.

“Kalau sekarang hanya satu pompa saja sudah cukup,” ucapnya.

Selain penambahan pompa, pihaknya juga akan mengupayakan pembangunan embung untuk pencegahan banjir jangka panjang. Embung, dimungkinakan akan diletakan di seputaran daerah Jati Wetan yang merupakan daerah tampungan air.

“Solusi lainnya adalah waduk,” tambahnya.

Namun untuk sementara, pihaknya akan memprioritskan pengadaan pompa terlebih dahulu sebelum beranjak ke waduk. “Nanti akan kami upayakan pengadaan pompa terlebih dahulu, biayanya per unit bisa Rp 500 juta lebih,” terangnya.

Sementara hingga pagi tadi, debet air di Sungai Wulan berada di kisaran 375 meter kubik/detik. Debit tersebut telah mengalami penurunan dari hari-hari sebelumnya dengan besaran debet rata-rata mencapai 400 meter kubik/ detik.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...