Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

2020, Permintaan Dispensasi Perkawinan di Kudus Diprediksi Naik Dua Kali Lipat

MURIANEWS, Kudus – Pengadilan Agama Kabupaten Kudus memperdiksi permintaan dispensasi pernikahan tahun 2020 akan meningkat dua kali lipat. Hal ini tidak terlepas karena peraturan Undang-Undang  nomor 16 tahun 2019 tentang perkawinan. Disebutkan pada undang-undangn tersebut batasan usia perkawinan bagi laki-laki dan perempuan menjadi usia 19 tahun.

Ketua Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Kudus Ali Mufid mengatakan, pada UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sebagai tindak lanjut Putusan MK No.22/PUU-XV/2017 tertanggal 13 Desember 2018 yang mengubah ketentuan batasan usia perkawinan bagi laki-laki dan perempuan menjadi 19 tahun. Sebelumnya batasan usia pernikahan untuk perempuan 16 tahun dan laki-laki 19 tahun.

”Nah setelah direvisi, perempuan dan laki-laki batas usia nikah menjadi 19 tahun. Dari sini, bisa diprediksi permintaan dispensasi nikah akan meningkat. Karena banyak perempuan yang tamat SMA memilih menikah. Orang tua juga biasanya tak keberatan karena usia 17 tahun dianggap sudah dewasa,” jelasnya.

Ia menyebutkan, untuk perkara dispensasi tahun 2019 jumlahnya terbilang tinggi, yakni mencapai 90 perkara. Jumlah tersebut lantaran ada beberapa faktor. Di antaranya pasangan memang sudah siap menikah di usia dini dan pergaulan bebas hingga sang perempuan hamil duluan.

”Kemarin ada anak yang usianya baru 14 tahun sudah mengajukan dispensasi kawin. Ternyata sudah hamil enam bulan. Sehingga harus menikah,” ujarnya.

Meskipun demikian, ia tak menampik ada pasangan yang sudah siap nikah secara lahir dan batin di usia muda. Ini karena budaya di desa atau di masyarakat tersebut memang masih menganut faham nikah muda.

”Jumlahnya lumayan banyak. Tapi memang lebih besar yang hamil duluan,” jelasnya.

Pihaknya berharap melalui perundangan-undangan yang baru tersebut masyarakat di Kudus dapat memahami batasan usia perkawinan yang diatur dalam undang-undang.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...