Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jalan Jakenan-Winong Pati Tertutup Banjir, Polisi Bantu Dorong Motor Mogok

MURIANEWS, Pati – Intensitas hujan tinggi yang berlangsung sejak Senin (6/1/2020) malam tadi, menyebabkan sungai yang ada di jalan Jakenan-Winong, Pati meluap. Akibatnya, jalan pun dipenuhi air dengan ketinggian 15 hingga 30 sentimeter.

Warga yang melintas pun harus berhati-hati, mengingat di kanan kiri jalan ada banyak lubang. Terutama bagi pengendara sepeda motor, diharapkan lebih pelan dan memilih jalan yang sesuai.

Aktivitas siswa yang hendak berangkat sekolah pun sempat terganggu, lantaran mereka harus menerobos banjir setinggi 30 sentimeter. Beruntung ada sejumlah petugas kepolisian yang membantu, sehingga mereka bisa lebih nyaman.

Sejumlah polisi terlihat membantu mengarahkan para pengendara. Bahkan di antaranya juga membantu mendorong sepeda motor yang mogok karena menerobos banjir.

Debit air masih dalam kondisi bisa dilewati kendaraan bermotor, namun berangsur naik. Kondisi paling dalam ada di kawasan utara gereja dan timur Balai Desa Glonggong.

Muslih, salah seorang pengguna jalan Jakenan-Winong mengaku lebih memilih jalur aman dari pada harus menerobos banjir. Kondisi paling dalam ada di kawasan utara gereja dan timur balai Desa Glonggong.

“Mai berangkat kerja, kalau nerjang banjir, takutnya motor mogok, mending pilih jalur lain saja,” katanya, Selasa (7/1/2020).

Baca juga:

Sementara Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Hadi Santosa mengatakan, banjir hanya menggenangi sejumlah ruas jalan dan tidak sampai masuk ke permukiman warga.

“Ini luapan sungai, semoga segera surut dan jalan bisa kembali dilewati para pengendara,” ujarnya.

Selain itu, sungai di Dukuh Demangan, Desa Boloagung, Kecamatan Kayen, Selasa (7/1/2020) pagi ini dikabarkan juga meluap. Air sudah menggenangi jalan Desa Boloagung dengan ketinggian 15-30 sentimeter. Kondisi air tidak sampai masuk ke rumah-rumah warga.

 

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...