Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Terseret 4 Km, Mayat Bocah Hanyut di Sungai Buaran Jepara Tersangkut Bambu

MURIANEWS, Jepara – Usaha keras yang dilakukan tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian di Sungai Buaran, sejak Sabtu (4/1/2020), mendapatkan hasil.

Korban Jefri Ahmad Fatir (11), bocah SD yang tinggal di Desa Buaran, Mayong, Jepara, akhirnya ditemukan pada Senin (6/1/2020) siang. Namun bocah ini ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Jefri Ahmad Fathir yang dilaporkan tenggelam sejak Jumat (3/1/2020), ditemukan oleh SRU (Search Rescue Unit) 2 yang melakukan pencarian pada hari ke-3. Saat ditemukan korban berada di bawah gerumbul pohon bambu yang ada di pinggiran aliran Sungai Buaran.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto, lokasi penemuan berjarak sekitar dua kilometer dari Bendungan Rombong, Desa Jatisari, Mayong.

Lokasi ini berjarak kurang lebih sekitar 4 km dari titik awal di mana pakaian korban sempat ditemukan oleh warga.

Pada Senin (6/1/2020), ada 50 orang personel Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian. Mereka dibagi dalam tiga tim SRU yang bergantian melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Buaran.

Sekitar pukul 10.25 WIB, tim yang tergabung dalam SRU 2 menemukan bocah malang ini di antara gerumbul pohon bambu, dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Korban ditemukan di pinggir sungai di antara sampah tanaman enceng gondok, tepat di bawah rumpun pohon bambu. Lokasinya sekitar 2 km dari Bendung Rombong Desa Jatisari, Mayong. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian langsung dihentikan,” ujar Arwin Noor Isdiyanto.

Baca: Bocah SD di Jepara Hilang Diduga Hanyut di Sungai

Setelah dilakukan evakuasi, korban kemudian dibawa ke rumah duka. Tim Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, dari Puskesmas Mayong yang sudah standby di lokasi juga langsung melakukan proses visum di rumah duka.

Jefri Ahmad Fathir dilaporkan hilang sejak Jumat (3/1/2020) petang. Bersama dua temannya, korban diketahui mandi di lokasi seberang sungai, yang terletak kurang lebih 4 km dari Bendung Rombong, Jatisari.

Laporan ini disampaikan pada Sabtu (4/1/2020) dan langsung ditindak lanjuti dengan pengerahan potensi SAR oleh BPBD Jepara dan Basarnas Jepara.

Ditemukannya jasad Jefri Ahmad Fathir disambut isak tagis dari pihak keluarga. Pencarian yang dilukakan dalam tiga hari berturut-turut, akhirnya membuahkan hasil meski cuaca kerap kali menyulitkan para anggota tim SAR gabungan yang melakukan pencarian.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...