Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Musim Hujan Diharapkan Dongkrak Produksi Padi di Jepara

0 66

MURIANEWS, Jepara – Musim hujan yang mulai terjadi di wilayah Jepara memang menimbulkan potensi bencana. Namun di sisi lain, kedatangan musim hujan juga memberi berkah bagi dunia pertanian di daerah ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara Achid Setiawan menyebutkan, datangnya musim hujan kali ini membuat para petani di Jepara bisa segera menggarap sawahnya. Tahun 2019 lalu, sejak Oktober-Desember hujan tidak turun, hingga menyebabkan ada banyak lahan yang tidak bisa tergarap.

Jumlah lahan yang tidak bisa tergarap di rentang Oktober-Desember 2019 mencapai tujuh hektare. Sehingga diharapkan hujan yang telah datang saat ini, momentumnya bisa digunakan untuk mengejar target para petani.

Jika memungkinkan diharapkan bisa lebih dari tujuh hektare yang semula tidak tergarap, awal tahun ini bisa digarap.

“Pertanian di wilayah Jepara sebagian besar memang merupakan tadah hujan. Jepara tidak memiliki jaringan irigasi dari waduk-waduk besar yang ada di Jawa Tengah. Ini berbeda dengan Demak atau Pati yang masih bisa mengandalkan Waduk Kedung Ombo. Jadi musim hujan ini adalah berkah bagi para petani Jepara,” ujar Achid Setiawan, Senin (6/1/2020).

Jika wilayah Demak dan Pati bisa memiliki indek tanam sampai dua kali lebih, maka dengan kondisi yang ada, Jepara hanya mampu mencapai indek tanam 1,8. Artinya dalam setahun, para petani maksimal hanya bisa menanam dua kali dan sebagian lagi hanya satu kali dalam setahun.

Meski demikian dalam beberapa tahun terakhir, jumlah produksi padi Jepara masih bisa surplus. Jumlah produksi yang bisa dihasilkan masih bisa melebehi jumlah kebutuhan dari seluruh masyarakat Jepara.

Sejauh ini, pertumbuhan penduduk di Kabupaten Jepara memang masih bisa diklasifikasikan tidak tinggi, sehingga masih tercover dengan jumlah produksi yang dihasilkan.

“Sampai saat ini Jepara masih terus surplus padi. Tahun ini kami juga tentu berharap bisa mencapai target yang ditetapkan oleh Pemkab Jepara. Mudah-mudahan tercapai,” tambah Achid Setiawan.

Pada tahun 2019, Jepara mampu menghasilkan 234.895,39 ton. Jumlah ini melebihi kebutuhan masyarakat Jepara yang mencapai 115.624 ton pada tahun yang sama.

Sedangkan pada tahun 2020 ini, DKPP Jepara berharap bisa mencapai 5,6 ton/hektare dalam sekali musim tanam.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.