Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

BPN Seragamkan Biaya PTSL di Kudus Sebesar Rp 350 Ribu Per Bidang

MURIANEWS, Kudus – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kudus berencana untuk menyeragamkan biaya program Pendaftaran Tanah Sistematis (PTSL). Keputusan tersebut rencananya akan dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Kudus.

“Biaya persiapan PTSL ini memang di Kudus terjadi ketidakseragaman. Karena masing-masing desa memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Maka kami membuat peraturan yang mengatur keseragaman biaya PTSL,” jelas Kepala BPN Kudus Heri Sulistiyo.

Ia mengatakan, terkait dengan biaya PTSL tersebut sudah disampaikan kepada Plt Bupati Kudus. Sedangkan untuk dasar hukumnya tertuang dalam peraturan presiden nomor 22 tahun 2018. Di perpres tersebut, Gubernur atau Bupati bisa mengatur biaya persiapan PTSL.

“Perbup tentang pengaturan biaya ini sudah berada di tahap akhir. Sudah mendapatkan rekom gubernur,” jelasnya.

Heri mengatakan, dalam usulan rancangan perbup itu biaya PTSL di Kudus direncanakan Rp 350 ribu per bidang tanah. Artinya selisih Rp 200 ribu dibandingkan dengan ketentuan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri nomor 25 tahun 2017. Disebutkan, pada SKB tersebut biaya PTSL dipatok harga Rp 150 ribu per bidang tanah.

“Kan ada mekanisme RP 150 ribu itu diatur dalam SKB. Nah apabila masih kurang tingkat kesulitan maka hasil pembahasan dari tim itu penambahan tidak boleh dari Rp 200 ribu. Sehingga totalnya diangka Rp 350 ribu,” terangnya.

Ditargatkan peraturan tersebut sudah bisa keluar pada awal tahun 2020 ini. Sehingga untuk terkait dengan biaya PTSL di Kudus adanya keseragaman.

“Masyarakat nanti tinggal menyesuaikan biaya PTSL ini,” tandasnya.

Diketahui, bahwa BPN Kabupaten Kudus sepanjang tahun 2019 telah merampungkan 39.811 sertifikat tanah selama program Pendaftaran TanahSistematis Lengkap (PTSL).

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...