Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jawa Tengah Diguncang 624 Gempa Selama Tahun 2019

0 93

MURIANEWS, Banjarnegara Wilayah Jawa Tengah termasuk daerah dengan kategori cukup rawan terhadap bencana gempa bumi. Catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebanyak 624 kejadian gempa mengguncang wilayah ini selama tahun 2019 lalu.

Catatan Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara), dari 624 kejadian gempa itu, hanmya 29 kali gempa yang dirasakan oleh warga. Sementara sisanya merupakan gempa yang tak dirasakan.

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhie mengatakan, pada bulan Desember 2019 lalu saja tercatat ada 63 kejadian gempa. Berdasarkan hasil pencatatan gempa bumi tersebut, dapat disimpulkan bahwa daerah selatan Jawa merupakan daerah yang memiliki seismisitas yang aktif.

“Wilayah selatan Jawa merupakan daerah pertemuan lempeng tektonik, lempeng Indo-Australia menyubduksi lempeng Eurasia,” katanya seperti dikutip dari Antara, pada Jumat (3/1/2020).

Setyoajie Prayoedhie menyebut, dengan data ini masyarakat perlu memahami dengan baik mengenai potensi kebencanaan di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Termasuk potensi gempa.

“Masyarakat harus mengetahui dan memperkuat upaya mitigasi atau pengurangan risiko bencana minimal untuk dirinya sendiri,” ujarnya.

Ia juga menyebut, masyarakat juga perlu menggali informasi secara mandiri dari sumber yang terpercaya, misalnya dari BMKG melalui akun-akun media sosial resmi.

Hal itu, menurut dia, merupakan langkah yang paling tepat sehingga dapat terhindar dari disinformasi atau hoaks, dan bahkan bisa mengedukasi sesama masyarakat yang lain.

“Gempa tidak dapat dihindari. Namun, risiko yang ditimbulkan dapat diminimalkan dengan melakukan upaya mitigasi,” terangnya.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Antara

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.