Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sidang Kasus OTT Bupati Kudus

Bupati Tamzil Ancam Perkarakan Anak Buah yang Menyeret Nama Istrinya

0 2.919

MURIANEWS, Semarang – Bupati Kudus (nonaktif) HM Tamzil menebar ancaman pada para pihak termasuk para pejabat, yang memberikan kesaksian merugikan pada dirinya dalam kasus dugaan jual beli jabatan di Pemkab Kudus. Termasuk mengancam memperkarakan pihak yang menyeret nama istri Tamzil, Rina Bhudi Ariani dalam kasus ini.

Hal ini disampaikan Tamzil usai sidang dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (30/12/2019). Ada tiga pejabat dan satu staf di Pemkab Kudus yang dipanggil dalam sidang hari ini.

Yakni Kabag Organisasi Setda Kudus Rini Kartika Hadi. Rini merupakan istri Plt Sekretaris BPPKAD Kudus Akhmad Shofian, yang telah divonis bersalah menyuap Tamzil untuk promosi jabatan.

Turut dipanggil pula Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kudus Catur Widyatno.

Ada juga Kasubid Pengembangan Pegawai BKPP Hendro Muswinda. Serta staf Tata Usaha Bupati Kudus Norman Rifki. Akhmad Shofian juga dihadirkan dan dimintai keterangan sebagai saksi.
Tamzil mempertegas peringatannya pada para saksi agar tak memfitnahnya. “Saya siap memperkarakan jika dirasa memfitnah saya,” katanya.

Tamzil mengaku memiliki sejumlah nama yang diberi ‘garis merah’ dalam hal ini. Salah satunya yang spontan disebut adalah Catur Widyatno.

Catur dianggap Tamzil telah mencoreng nama istrinya, Rina Bhudi Ariani. Dalam sebuah keterangan terkait prosedural pengangkatan dan pengisian jabatan pada eselon IV, Catur menyebut nama ‘Bunda’.

Catur mengaku beberapa kali mendengar Staf Khusus Bupati Kudus Agus Soeranto (Agus Kroto) menyebut nama ‘Bunda’ terkait penentuan promosi pejabat. Kata ‘Bunda’ ini merujuk pada istri Tamzil.

“Saya siap melaporkan jika memang dianggap merugikan,” ujarnya.

Hanya, pihaknya akan menunggu kesaksian Agus Soeranto yang dijadwalkan akan dihadirkan pada Senin 6 Desember 2019 pekan depan. Tamzil, berencana untuk menanyai Agus soal pernyataannya pada Catur terkait nama istrinya yang dicatut terlebih dahulu.

“Saya akan tanya Agus dulu soal statementnya pada Catur, jika memang tidak ada, akan saya perkarakan,” tegasnya.

Sementara itu, Catur Widaytno dengan tegas mengatakan jika dia hanya menirukan omongan dari Agus Kroto. Catur menjelaskan, saat Agus berbicara padanya soal pengisian jabatan, Agus Kroto kerap mencatut nama Bu Rina dan Pak Bupati.

“Jadi bukan saya yang menyebut nama Bunda, tapi Agus, itu tidak terjadi sekali saja,” tegasnya.

Seperti diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tamzil dan sejumlah pejabat di Pemkab Kudus.

Dalam prosesnya, selain menetapkan Tamzil sebagai tersangka, KPK juga menetapkan dua pejabat lain sebagai tersangka. Keduanya yakni Staf Khusus Bupati Kudus Agus Soeranto (Kroto) dan Sekretaris BPPKAD Kudus Akhmad Shofian.

Kini, Akhmad Shofian telah dijatuhi hukuman 2,2 tahun penjara. Sedang persidangan Tamzil dan Agus Soeranto mulai masuki tahap pembuktian dan pemeriksaan saksi.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.