Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Final Liga 3, Presiden Persijap Minta Doa Warga Jepara

MURIANEWS, Jepara – Persijap Jepara berharap terus mendapatkan doa dan dukungan dari masyarakat Jepara, pada partai Final Liga 3 yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (29/12/2019). Pada pertandingan puncak ini, Persijap akan menghadapi PSKC Cimahi.

Presiden Persijap M Iqbal Hidayat menyatakan, dukungan dan doa masyarakat Jepara sangat membantu perjuangan timnya. Pihaknya berharap dengan doa dan dukungan mereka, para pemainnya bisa menuntaskan pertandingan dengan hasil menggembirakan.

Seluruh suporter Persijap yang datang ke Bogor pada Minggu (29/12/2019) juga diminta agar bisa menjaga ketertiban dan keamanan. Sehingga segala sesuatunya bisa berlangsung dengan lancar dan aman dan tetap menjaga sportivitas dan fair play.

“Target utama kita ke Liga 2 telah tercapai dengan adanya kerja keras dari semua pihak. Di partai final kita ketemu PSKC Cimahi. Bukan lawan yang mudah tentu saja. Tapi kami kira semua masih bisa diperjuangkan,” ujar M Iqbal Hidayat, Sabtu (28/12/2019).

Ditambahkan juga, seluruh pemain Persijap dalam kondisi siap menjelang pertandingan. Pemain-pemain utama yang sempat disimpan memiliki kesiapan sangat baik terutama dari sisi kebugaran.

Situasi ini diharapkan mereka berada dalam level yang lebih baik dibandingkan lawan. Apalagi di pertandingan terakhir PSKC harus bermain habis-habisan.

“Saya kira pemain kami lebih bugar dan siap dari lawan kita PSKC. Ini harus menjadi faktor yang bisa menguntungkan. Mudah-mudahan diberikan yang terbaik dan Persijap bisa membawa pulang piala sebagai kado akhir tahun bagi seluruh warga Jepara,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih Persijap Sahala Marudut Tigor menyatakan, untuk laga final ini semua pemain Persijap kondisi bugar kecuali Richard Gilbert. Namun peluang untuk bisa diturunkan masih ada kemungkinan.

Namun jika tidak memungkinkan pihaknya tidak terlalu risau. Sudah ada beberapa rencana yang sudah disiapkan. Meski tanpa Ricard Gilber sekalipun, pihaknya tetap optimis timnya bisa menampilkan permainan terbaik.

“Satu hal yang pasti, anak-anak siap bertanding. Menjelang partai final kita fokus pada kondisi kebugaran pemain. Seperti biasa kami akan bermain offensive dan disiplin tinggu,” ujar Sahala Marudut Tigor, Sabtu (28/12/2019).

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...