Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Nyambung Tresno Bakal Isi FASBuK Edisi Akhir Tahun 2019

MURIANEWS.com, Kudus – Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (FASBuK) kembali akan mengadakan pertunjukan seni dan budaya. Kali ini, mereka akan menampilkan pertunjukan musik, puisi dan diskusi “Nyambung Tresno” di Auditorium Universitas Muria Kudus, Minggu (29/12/2019).

Arfin Am selaku ketua Badan Pelaksana FASBuK mengatakan, Nyambung tresno adalah judul tema yang diangkat oleh kelompok musik keroncong gado-gado. Hal ini tidak lepas karena lagu garapan yang akan ditampilkan ialah seputar katresnan

“Sebuah kata yang memiliki arti cinta,” jelasnya.

Ia mengatakan, tidak jauh pula dari latar belakang para personel yang cinta terhadap musik keroncong. Mereka ingin terus menjaga serta mempertahankan musik keroncong untuk tetap digemari oleh anak muda.

“Selain itu harapan dari keroncong gado-gado melalui pertunjukan musik ini ialah ingin cinta kasih sayang dan kebahagian tidak akan putus di penghujung tahun 2019,” jelasnya.

Pada edisi bulan desember 2019 panggung forum apresiasi sastra dan budaya kudus tidak hanya menampilkan pertunjukan musik keroncong saja. Akan tetapi salah satu bentuk karya sastra juga akan ditampilkan, puisi dari seorang penyair nasional maupun dari penulis lokal.

” Tentu saja, kami ingin memberikan ruang bagi para seniman muda yang mempunyai cita-cita untuk menjaga kebudayaan lokal maupun nusantara, kami juga ingin membuat para penikmat seni di Kudus lebih berfikir kreatif dalam mengembangkan seni pertunjukan di bidang sastra,” ungkapnya.

Lebih lanjut, hal tersebut sesuai dengan ajaran pendiri FASBuK almarhum Yudhi MS. Pihaknya berupaya untuk mengembangkan kreativitas pertunjukan di Kota Kretek ini.

“Hal ini sesuai dengan diajarkan oleh salah satu pendiri FASBuK Almarhum Yudhi MS saat masih mengikuti pagelaran kami beberapa tahun lalu tentang upaya kita untuk pertunjukan sastra harus lebih kreatif dan up to date”  pungkasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...