Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Koalisi Pemuda Laporkan Dugaan Kecurangan Pilkades Sidoluhur Pati

MURIANEWS.com, Pati – Koalisi Pemuda Sidoluhur melaporkan dugaan adanya kecurangan pelaksanaan pilkades di Desa Sidoluhur, Kecamatan Jaken, Pati. Mereka melapor ke Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Jaken, terkait dugaan kecurangan yang dilakukan panitia pilkades, Jumat (27/12/2019).

Selain itu, mereka juga mengirimkan berkas laporan ke bupati Pati, DPRD, Ombudsman dan gubernur Jateng.

Ketua Koalisi Pemuda Sidoluhur Feri Taufik mengatakan, ada beberapa dugaan kecurangan yang terjadi dalam pilkades Sidoluhur pada 21 Desember 2019 lalu.

Yakni dugaan ketidaknetralan oknum panitia pilkades. Pihaknya dianggap tidak netral lantran terbukti pada hari tenang, membawa uang yang diduga sebagai amunisi untuk jual beli suara dari salah satu cakades.

“Di saat hari tenang seharusnya menjaga kondusifitas menjelang hari pemungutan suara pilkades, tetapi panitia pilkades itu justru berkumpul di rumah tim sukses salah satu cakades” katanya.

Dugaan pelanggaran kedua adalah tim sukses dari salah satu cakades, diduga membawa beberapa amplop yang bersisi uang yang dibagi-bagikan kepada para pemilih, beberapa hari sebelum pelaksanaan pilkades.

“Terkait hal ini, ada beberapa saksi yang mengetahui ada pembagian amplop dari salah satu cakades untuk jual beli suara,” ujarnya.

Selanjutnya, beberapa orang yang terganggu jiwanya juga dimasukkan sebagai pemilih. Padahal menurut dia, syarat pemilih dalam Pasal 15 ayat (1) huruf c Perbup Pati Nomor 5 Tahun 2019, adalah nyata-nyata tidak sedang terganggu jiwa/ingatannya.

Dia menyebut, kecurangan Pilkades Sidoluhur ini dilaksanakan secara terstruktur, sistematis dan massif. Bahkan juga melibatkan panitia, perangkat desa bahkan juga BPD.

“Harapannya bupati Pati tidak tinggal diam dalam merespon kecurangan ini. Jika terbukti kuat, pilkades seharusnya diulang demi keadilan substansial. Jika kecurangan Pilkades Sidoluhur ini tidak segera ditangani, khawatirnya menjadi sinyal kematian demokrasi di desa,” tutupnya.

Pilkades Sidoluhur sendiri diikuti oleh dua calon, yakni Sudardi dan Gunadi. Dari hasil pemilihan, Sudardi dinyatakan terpilih dengan perolehan 877 suara.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...