Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Gagal Nikahi Nenek-Nenek, Pemuda di Semarang Pilih Gantung Diri

0 2.453

MURIANEWS.com, Semarang – Seorang pemuda berumur 26 tahun di Kota Semarang, bernama Erwin Adhyatma, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Diduga, pemuda ini memilih jalan pintas itu karena gagal menikahi perempuan pujaan hatinya.

Orang tua pemuda ini menolak memberi restu. Pasalnya, perempuan yang akan dinikai tersebut merupakan seorang janda yang sudah punya lima anak. Tak hanya itu, perempuan yang disebut tinggal di Desa Sumberejo Kaliwungu, Kendal tersebut juga telah mempunyai cucu.

Dikutip dari Tribunjateng.com, aksi bunuh diri pemuda ini terjadi pada Rabu (25/12/2019) sore kemarin. Ia ditemukan sudah tak bernyawa oleh ibunya di rumah kos ayahnya di daerah Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Kapolsek Ngaliyan AKP R Justinus menyebut, sebelum ditemukan bunuh diri korban bersama ibu kandung, ibu tiri dan kakaknya sekitar pukul 15.00 WIB.

Setelahnya, korban menuju rumah kos milik ayahnya yang tidak jauh dari rumah mereka. Korban sempat menghubungi ibunya gagar datang ke rumah kos itu.

“Sekitar pukul 16.00 ibunya datang. Saat itu korban sudah tergantung tak bernyawa di dapur, korban menggantungkan diri di usuk dengan menggunakan kain bendera merah putih,” katanya.

Pihak keluarga pun menolak untuk dilakukan autopsi, dan mengikhlaskan kepergian pemuda itu. Dari hasil pemeriksaan diketahui jika sebelumnya korban meminta restu untuk menikahi seorang janda.

Namun keinginan itu ditentang oleh pihak keluarga. Ayah korban, Khoiron mengaku menentang hubungan itu.

“Saya memang tidak merestui, sebab wanita yang mau dia seriusi itu janda anak lima dan sudah memiliki cucu,” ujarnya.

Dia melanjutkan malam sebelum kejadian gantung diri, Erwin sempat meminta tolong ibunya untuk menyampaikan kembali maksud korban ingin menikahi wanita pilihannya itu. Namun pihak keluarga masih bersikukuh dengan keputusannya.

Baca: Geger Nenek 58 Tahun Kawini Pemuda 19 Tahun di Pati, Ternyata Begini Faktanya

Ia meyebut, penolakan Koiron bukan tanpa alasan. Dia membeberkan usia anaknya dengan wanita itu terpaut sangat jauh. Bahkan lebih tua dibandingkan ibu kandungnya.

Apalagi ia juga sempat mendengar wanita yang disukai anaknya itu telah meninggalkan suami pertamanya yang terkena stroke.

“Sebenarnya orang tua mana yang tidak menginginkan terbaik untuk anaknya. Saya menolak bukan karena saya tidak suka terhadap anak. Tetapi semua demi kebaikan anak,” jelasnya.

Menurutnya, hubungan anaknya dengan perempuan itu sudah berlangsung selama tiga tahun. Awalnya mereka bertemu di tempat kerja.

Namun ternyata sang anak memilih jalan pintas untuk mengkahiri hidupnya. Jenazah korban usai disemayamkan di rumah duka, langsung dikuburkan pada Kamis (26/12/2019) siang ini.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Tribunjateng.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.