Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kaleidoskop 2019

Kebakaran Paling Menggemparkan, dari Pabrik Kacang Garuda Hingga Difabel Tewas Terpanggang

0 3.255

MURIANEWS.com, Kudus – Peristiwa kebakaran masih sering terjadi di beberapa wilayah di eks-Karesidenan Pati. Selain mengakibatkan kerugian materiil hingga miliaran rupiah, beberapa peristiwa kebakaran juga memakan korban jiwa.

Keberadaan korban jiwa ini sontak membuat peristiwa kebakaran langsung viral dan menggemparkan masyarakat. Tak sedikit dari masyarakat merasa iba dan ikut berbela sungkawa.

Berikut kaleidoskop peristiwa kebakaran yang menggemparkan selama tahun 2019 di eks-Karesidenan Pati:

Asap tebal membumbung dari lokasi kebakaran pabrik kacang Garuda Pati. (MURIANEWS.com / Cholis Anwar)

 1-Pabrik Kacang Garuda Pati Terbakar

Pabrik kacang Garuda Pati di Jalan Pati-Juwana terbakar, Selasa (16/4/2019) lalu. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Hanya saja, petugas kebakaran dipaksa bekerja keras dalam menjinakkan di Jago Merah karena luasnya area yang terbakar.

Berdasarkan data di lapangan, bagian pabrik kacang Garuda yang terbakar adalah gudang bagian pengemasan. Di dalamnya terdapat kardus dan plastik yang mudah terbakar. Petugas pun langsung bergerak cepat. Mereka langsung mengerahkan empat mobil damkar sebelum ada bantuan damkar dari kabupaten tetangga.

Saat proses pemadaman tersebut, satu di antara empat mobil pemadam kebakaran sempat terjebak. Beruntung, mobil bisa keluar tepat waktu. Dengan kerjasama semua pihak, api akhirnya berhasil dijinakan setelah kurang lebih lima jam.

Meski tak ada korban di kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Petugas mencoba memadamkan api di gudang mebel CV Kalimasada Jepara. (MURIANEWS.com/Budi Erje)

2-Gudang Mebel Warga China di Jepara Terbakar, Kerugian Lebih dari Rp 1 Miliar

Kebakaran juga terjadi di Kabupaten Jepara, Kamis (29/8/2019) lalu. Kebakaran kali ini menimpa gudang mebel milik CV Kalimasada di Jalan Raya Jepara-Kudus, turut Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan, Jepara.

Gudang yang diketahui milik WNA asal China bernama Mr Chen ini diprediksi mencapai Rp 1 miliar. Pasalnya, kerusakan yang terjadi meratakan satu blok bangunan yang biasa digunakan untuk menampung bahan baku kayu.

Sedangkan blok bangunan lainnya masih bisa diselamatkan setelah para petugas pemadam kebakaran berjibaku selama hampir 5 jam di lokasi. Meski begitu, ada satu pekerja yang mengalami luka bakar dalam kejadian ini.

Petugas melakukan evakuasi jenazah yang Suratmun yang terbakar di ladang tebu siang tadi (MURIANEWS.com/Anggara Jiwandhana)

3-Bakar Daun Tebu, Buruh Tani Tewas Terbakar

Peristiwa kebakaran juga melanda lahan tebu di Desa Hongosoco, Kecamatan Jekulo, Kudus, Selasa (27/8/2019). Dalam kebakaran ini buruh tani bernama Suratmun (60) warga Desa Honggosoco meninggal dunia.

Kejadian berawal saat korban membakar daun tebu di sawah garapannya. Nahasnya, api tersebut merambat ke ladang perkebunan ketela milik Abdul Salam yang juga merupakan warga Desa Honggosoco.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha memadamkan api. Saat api dipadamkan, mereka kaget lantaran ada korban. Setelah diperiksa ia sudah meninggal. Kejadian tersebut langsung dilaporkan polisi sebelum jenazah korban disemayamkan.

Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Kentengsari, Kecamatan Kedungjati yang mengakibatkan empat rumah ludes dan satu orang meninggal, Jumat (21/6/2019) malam. (MURIANEWS.com/Dani Agus)

4-Bocah Difabel Tewas Terbakar saat Api Ludeskan Empat Rumah di Grobogan

Peristiwa kebakaran terjadi di RT 02, RW 01 Desa Kentengsari, Kecamatan Kedungjati, Jumat (21/6/2019) malam. Satu warga tewas dan empat rumah warga rata dengan tanah dalam kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB tersebut.

Korban tewas diketahui bernama Arya Bagja (16) warga setempat. Anak yang diketahui memiliki kebutuhan khusus atau difabel itu ditemukan hangus di dalam rumah. Sementara rumah yang terbakar masing-masing milik Dede, Pramudya Purwadi alias Dadit (59), Prayitno (49), dan Pujiyo (44).

Kebakaran diketahui berasal dari rumah Dede Kurniasih (50) yang saat kejadian sedang keluar dan di dalam rumah hanya ada anaknya Arya. Dalam waktu singkat, kebakaran langsung membesar dan akhirnya menjalar ke rumah lainnya yang letaknya berhimpitan.

Puluhan warga setempat sebenarnya sudah berupaya keras untuk melakukan pemadaman. Namun, upaya ini tidak membuahkan hasil karena keterbatasan air dan banyaknya barang mudah terbakar yang ada di dalam rumah.

Kebakaran akhirnya bisa diatasi setelah ada dukungan empat mobil pemadam dari pos induk dan Gubug. Meski demikian, petugas dibantu warga baru bisa tuntas menjinakkan amukan si jago merah menjelang dinihari.

Setelah api padam, petugas dan warga kemudian berupaya melakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah Dedeh untuk mencari keberadaan Arya yang sebelumnya terlihat ada di dalam rumah saat kebakaran terjadi. Akhirnya, Arya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dengan kondisi hangus terbakar.

 

Reporter: Cholis Anwar, Budi Erje, Anggara Jiwandhana, Dani Agus
Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.