Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Obat Ilegal Masih Beredar di Jepara, Begini Kata Dinas Kesehatan

MURIANEWS.com, Jepara – Penjualan obat-obatan tanpa izin masih banyak terjadi di Jepara. Meskipun sudah beberapa kali dilakukan penertiban oleh DKK (Dinas Kesehatan Kabupaten) Jepara, para penjual obat tak berizin masih saja banyak yang beroperasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun mengatakan, pihaknya beserta jajarannya selalu melakukan penertiban. Bagi penjual yang didapati menjual obat-obatan tanpa izin, maka akan dilakukan penyitaan. Selanjutnya dilakukan pemusnahan serta pembinaan untuk mengajukan izin penjualan obat melalui Dinas Kesehatan, katanya.

Pihaknya berharap masyarakat lebih teliti dalam membeli obat. Obat dengan izin resmi, jelas lebih terjamin. Sehingga saat dikonsumsi tidak akan menimbulkan masalah. Karena semua sudah dipastikan dampaknya terhadap kesehatan.

“Jangan sampai membeli obat sembarangan. Maunya bisa mendapat sehat salah-salah malah mendapatkan masalah. Beli obat yang memang sudah ada izinnya. Demikian juga penjualnya, harus ada izin,” ujar Mudrikatun, Jumat (20/12/2019).

Terkait keberadaan penjualan obat ilegal yang tidak berizin di Jepara, pihaknya berharap agar segera mengajukan izin. Perizinan untuk menjual obat harus diurus melalui Dinas Kesehatan. Dengan memiliki izin, maka ada jaminan legalitasnya, dan lebih terpercaya.

Mudrikatun juga menegaskan, dalam pengurusan izin, pihaknya tidak memungut biaya sama sekali. Jika terjadi hal yang dirasa menyulitkan pemohon, bahkan dipersilahkan langsung menyampaikan kepada dirinya selaku Kepala DKK Jepara.

“Keberadaan obat-obatan tak berizin di Jepara masih terus beredar, meski secara rutin Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara terus melakukan penertiban. Para pedagang obat ilegal nyatanya tidak jera untuk tetap menjual kepada konsumen,” tambah Mudrikatun.

DKK Jepara, terakhir kali melakukan penertiban terhadap para penjual obat illegal, pada Kamis (19/12/2019). Tim Satuan Petugas Peneriban Obat Ilegal yang terdiri dari petufas DKK Jepara, Bidang Perekonomian Setda Jepara, Satpol PP dan Polres Jepara melakukan penertiban.

Selain itu juga dilakukan pembinaan kepada para penjual dengan memberikan peringatan serta pemusnahan obat-obatan tak berizin bersama-sama dengan penjualnya. Beberapa warung obat di Desa Senenan, Desa Gotri, dan di Desa Bandengan, disasar oleh Tim Gabungan. Mereka kebanyakan menjual obat kuat, obat pelangsing dan serta krim pemutih kulit.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...