Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Nasib Bangunan Matahari Mall Kudus, Kepala BPPKAD: Banyak Peminat Sepi Penawaran

MURIANEWS.com, Kudus – Pembangunan kembali gedung eks Matahari Mall Kudus hingga kini belum masuk titik temu. Bangunan yang terbakar hebat pada 22 Febuari tahun lalu tersebut pun kini masih dibiarkan mangkrak.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus Eko Djumartono menyebut jika bangunan Matahari sebenarnya telah diminati banyak pihak. Hanya tindakan lanjutannya hingga kini masih nihil.

“Belum ada omong-omong lagi soal kelanjutannya kemarin,” ucapnya.

Eko menjelaskan, pihaknya memang kerap menerima pertanyaan soal bangunan Matahari dari para investor. Namun lagi-lagi masih belum ada kejelasan sikap dan langkah tindak lanjut dari para investor.

“Jadi hingga sekarang masih belum ada yang deal,” katanya.

Padahal, pemkab tidak menuntut bagaimana bangunan tersebut akan dikelola. Pemkab bahkan memberikan lampu hijau jika ada investor yang tertarik, bisa menggunakan sistem sewa maupun serah guna.

“Bisa sistem sewa, bisa sistem BOT,” lanjutnya.

Untuk kepastian kapan dibangun pun pihaknya tak ingin berkomentar banyak. Hanya, jika dilihat dari pasaran, kemungkinan belum akan dibangun pada 2020 mendatang.

Namun, lanjut Eko, apabila ada investor masuk di 2020 dan menyanggupi semua persyaratan, pihakny pun siap melepas bangunan Matahari mall. Untuk selanjutnya bisa dikelola rekanan atau pihak ketiga.

“Jika ada yang deal ya langsung saja,” terangnya.

Seperti diketahui, selain bangunan matahari, dua bangunan lain yakni Bekas Gedung Ngasirah dan Taman Bojana juga diproyeksikan bisa dibangun kembali .Pembangunan Gedung Ngasirah menjadi hotel berbintang yang digadang berlangsung secepatnya pada akhirnya pupus.

Pasalnya, pihak rekanan yang sebelumnya telah sepakat untuk membangun bangunan hotel pada tanah tersebut mundur. Sedang Taman Bojana hingga kini belum ada penawaran yang masuk.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...