Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Lumat PSIL Lumajang, Sahala Puji Mental Pemain Persijap

MURIANEWS.com, Jepara – Pelatih Persijap Jepara Sahala Marudut Tigor menyatakan kegembiraannya dengan hasil yang diraih para pemainnya. Kemenangan 4-1 atas PSIL Lumajang, Kamis (19/12/2019) menurutnya semakin membuka kans timnya untuk bisa promosi ke Liga 2 musim 2020 nanti.

“Hasil ini tentu saja sangat menggembirakan. Selanjutnya kami akan menunggu hasil-hasil pertandingan lainnya dan bersiap menghadapi babak 8 besar. Setahu saya pertandingan sudah akan dilakukan pada Minggu (22/12/2019),” ujar Sahala, dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, Kamis (19/12/2019) di Stadion GBK Jepara.

Mengenai kebobolan timnya di menit awal, menurutnya hal itu disebabkan karena para pemainnya masih belum fokus dalam bermain. Mereka terlalu bersemangat untuk segera melakukan serangan ke pertahanan lawan.

Meski begitu, ia merasa bangga para anak asuhnya masih bisa mendapatkan kepercayaan dirinya meski kebobolan di menit awal. Padahal, para pemain PSIL mencoba bermain bertahan. Hanya permainan apik dengan memanfaatkan dua sayap timnya berhasil memetik hasil sangat memuaskan.

“Saat sempat unggul, PSIL menumpuk pemainnya di lini pertahanan. Ada 10 pemain di sana, dan anak-anak harus bekerja keras untuk membongkar pertahanan mereka. Alhamdulilah melalui permainan yang melebar ke masing sisi lapangan, kami berhasil come back,” tegasnya lagi.

Sementara itu pelatih PSIL Lumajang, Misnadi dengan terbuka mengakui kekalahan timnya. Secara kualitas, permainan timnya memang kalah jauh dari Persijap Jepara. Menurutnya para pemainya memang mengalami masalah pada recovery pemainnya.

Ketidaksiapan timnya diakui memang terjadi di timnya. Pada awalnya pihaknya tidak pernah menduga jika akhirnya dinyatakan lolos ke babak 16 besar, menyusul sanksi atas PS Ngada. Sehingga timnya baru berangkat ke Jepara pada hari Rabu (18/12/2019).

“Kami baru tiba Rabu malam, dan hari ini kami harus langsung bermain. Pemain-pemain kami tidak berada dalam kondisi yang ideal. Tapi di luar itu kami akui Persijap luar biasa sore ini. Tidak ada hal-hal yang harus dipersoalkan dalam pertandingan ini. Tim kami memang kalah,” ujar Misnadi, dalam sesi jumpa pers, usai pertandingan, Kamis (19/12/2019).

PSIL Lumajang, sebelumnya memang tidak pernah menduga jika akhirnya lolos ke babak 16 besar. Di Babak 32 Besar grup F yang digelar di Gresik, mereka hanya mampu menang sekali dan mendapatkan nilai 3.

Mereka dinyatakan lolos setelah PS Ngada NTT diberikan sanksi pengurangan nilai 5 karena memainkan pemain tidak sah di pertandingan terakhirnya melawan Putra Sinar Giri Gresik yang berakhir 0-0.

PS Ngada yang sebelumnya mencatat 2 kali menang dan sekali seri, sebenarnya sempat meraup nilai 7, sama persis dari nilai yang dikumpulkan Putra Sinar Giri. Nilai ini sama persis, dan sempat akan dilakukan undian untuk memastikan siapa juara grup F dan runner upnya. Namun pengurangan nilai 5 membuat mereka akhirnya tersingkir oleh PSIL Lumajang yang akhirnya menjadi lawan Persijap di Babak 16 Besar.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...