Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sidang Kasus OTT Bupati Kudus

Staf Khusus Bupati Tamzil Tidur Saat Disidang Kasus Suap Jual Beli Jabatan

MURIANEWS.com, Semarang – Staf Khusus Bupati Kudus Agus Soeranto alias Agus Kroto yang menjadi terdakwa kasus jual beli jabatan di Pemkab Kudus, tertidur saat mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (18/12/2019).

Ini terjadi saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan pertanyaan pada sejumlah saksi. Akibatnya, hakim geram dengan tindakan Agus Kroto itu hingga mengeluarkan kalimat keras untuk menegurnya.

”Jangan tidur. Nanti kamu juga saya tanya,” kata Ketua Majelis Hakim Sulistiyono sambil mengetok palu.

Mendengar teguran dari hakim, Agus tampak tenang. Ia kemudian menegakkan kepala, walau sesekali masih kembali menundukkan kepalanya, selama para saksi dimintai keterangan oleh JPU.

Tak hanya tidur, Agus juga sempat ditegur hakim karena gaya pakaiannya yang dianggap terlalu santai, saat memasuki ruang persidangan. Saat itu, Agus Kroto tidak mengancingkan kemejanya pada bagian atas. “Kancingnya itu dimasukin dulu, kaya anak muda saja,” tegas hakim.

Dalam kasus ini Agus Kroto didakwa sebagai pihak yang ikut menikmati dan menjadi perantara suap dari Plt Sekretaris BPPKAD Kudus Akhmad Shofian kepada Bupati Kudus (nonaktif) HM Tamzil.

Shofian yang telah divonis penjara 26 bulan itu, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang hari ini. Selain itu, istri Shofian yakni Rini Kartika yang bekerja di Bagian Organiasi Setda Kudus, serta Kasubid Pengembangan dan Pelatihan pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kudus Hendro Muswinda juga didatangkan untuk dimintai keterangan.

Di depan hakim Shofian menyebut memberikan suap kepada Tamzil melalui Uka Wisnu Sejati (ajudan Tamzil) dan Agus Kroto. Ia kembali menegaskan jika pihaknya hanya berhubungan dengan Uka Wisnu selama penyerahan uang untuk kepentingan lancarnya karirnya dan istrinya. “Saya menyerahkan uang tersebut pada saudara Uka,” katanya dalam persidangan.

Baca: Staf Khusus Bupati Kudus Didakwa Turut Andil dan Ikut Nikmati Uang Suap

Sedang Hendro Muswinda, ditaya tentang peran Agus Kroto dalam menyusun nama-nama untuk mengisi jabatan-jabatan kosong di lingkup Pemkab Kudus. Hendro juga dicecar pertanyaan teknis penyusunan jabatan dan siapa saja yang terlibat.

“Semua final ada di Pak Agus Soeranto dan hasilnya sudah ACC tidak ada bahasan lagi,” terangnya.

Sementara Rini Kartika, dicecari pertanyaan tentang proses yang pihaknya lalui ketika melamar jabatan eselon II beberapa waktu lalu. Rini pun menjawab rijit proses seleksi yang pihaknya lalui saat proses seleksi.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...