Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemerhati Sejarah Minta Ahli Arkeologi di Kudus Ditambah

0 117

MURIANEWS.com, Kudus – Pemerhati sejarah dan juga dosen dari IAIN Kudus Moh Rosyid, berharap pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memprioritaskan penanganan Benda Cagar Budaya (BCB). Apalagi, dalam pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) masih minim, yakni hanya ada dua formasi untuk bidang BCB tersebut.

“Idealnya Pemkab Kudus memiliki rencana memprioritaskan formasi tersebut agar penanganan BCB menjadi optimal,” jelasnya , Senin (16/12/2019).

Ia mengatakan, pada tahapan proses seleksi CPNS tahun 2019 di Kabupaten Kudus masih minim sekali untuk formasi BCB. Mereka yang menangani bidang kebudayaan yakni kurator, konservator, dan edukator di bidang cagar budaya dan permuseuman.

“Di sisi lain, benda cagar budaya (BCB) di Kudus dinamis dengan penemuan baru dan perawatan yang sudah ada,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Sutiyono mengakui, ASN yang menangangi Benda Cagar Budaya masih minim. Terutama arkeologi dan antropologi.

“Saat ini di pemkab Kudus baru ada satu ASN yang ahli dalam arkeologi. Itu pun dirasa masih kurang,” ungkapnya.

Pihaknya pun berharap agar ke depan, lebih banyak formasi dan ASN yang membidangi BCB tersebut. Dengan begitu, benda-benda bersejarah di Kudus dapat dilestarikan dan dirawat sebagaimana mestinya.

“Untuk formasi tahun ini memang hanya ada dua formasi ahli pamong budaya. Padahal lebih banyak lagi kita butuhkan. Karena saat ini baru di kita satu ahli arkeologi saja,” ungkapnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.