Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kader PKB Diwajibkan Selalu Berkhidmat Pada NU, Termasuk dalam Pilkada

0 78

MURIANEWS.com, Salatiga – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menginstruksikan seluruh kader maupun pengurus partai itu, untuk terus berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama (NU).

Hal itu disampaikan Ketua DPP PKB Bidang Legislatif Eksekutif dan Struktur Abdul Halim Iskandar dalam Workshop bagi anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota dari PKB se-Jawa Tengah, di Salatiga, Sabtu (15/12/2019).

“Ini bagi semua. Apakah kader kita yang ada di Legislatif, maupun Ekskutif. Jangan lupa, PKB lahir dari NU,” ujarnya.

Atas dasar itu, kata Halim, konsultasi maupun aspirasi dari NU tetap harus dijaga. Bahkan, hal itu termasuk dalam pencalonan kepala daerah, seperti akan digelarnya Pilkada serentak 2020. “Kalau di Jawa Tengah saya yakin sudah berjalan,” katanya.

Halim Iskandar yang juga Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) ini juga mengingatkan totalitas kader pada partai. “Ada aturan main yang mengikat, termasuk kepada anggota dewan di fraksi,” jelasnya.

Bagi Halim, semua kader adalah petugas partai. Karenanya, di mana pun berada tidak boleh melenceng dari aturan partai.

“Karena petugas, setiap saat bisa dipindahkan ke tempat yang lebih proporsional dan profesional,” terangnya.

Sejauh ini, kata Halim, DPP PKB terus memperkuat kebijakan, agar partai ini ke depan semakin besar. Bahkan partainya juga memberikan apresiasi bagi para kader potensial yang gagal menjadi anggota dewan.

“Karena bagaimanapun mereka berkontribusi memberikan suara, sehingga PKB mendapatkan kursi. Jangan lupa semua saling mendukung untuk mendaptkan kursi, meski belum tentu semuanya jadi,” bebernya.

Hanya saja, khusus kepada anggota dewan yang sudah terpilih, Halim mengingatkan agar patuh pada aturan yang berlaku.

“Misalnya kalau kunjungan kerja, ya jangan main joki, digantikan staf. Karena hal ini pasti teraudit,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB M Hanif Dhakiri menyebut, anggota dewan FPKB tetap menempatkan partai di posisi utama, agar keberadaannya terus tumbuh ke depan. Dia juga mengingatkan, bahwa anggota dewan adalah etalase dari sebuah toko.

“Toko ini adalah parpol. Jika menarik, maka akan membuat orang masuk. Minimal melihat-lihat dulu, apakah kemudian beli atau tidak, itu belakangan,” kata Menakertrans itu.

Menurutnya, parpol bisa memberi peran nyata, lewat peranan anggota dewan. Karena itu dia meminta semua harus solid dan kompak, termasuk menjaga dinamika partai di semua tingkatan.

“Reward dan punishment tetap harus berjalan. Ini semua juga demi bisa keluar dari keterbatasan partai,” jelasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.