Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jambret Mahasiswi, Mantan Napi di Kudus Kembali Masuk Bui

MURIANEWS.com, Kudus – Awit Rika Jaya Kusuma (32), warga Desa Hadipolo, Kudus harus kembali berurusan dengan aparat kepolisian usai kedapatan menjambret seorang mahasiswi IAIN Kudus, Laili Milati Kamis (14/12/2019) lalu.

Awit, yang juga merupakan mantan narapidana kasus penipuan tersebut berhasil menggasak satu unit laptop merk Acer, satu buah telepon genggam dengan merk Samsung, dan sejumlah uang tunai senilai Rp 150 ribu dari tas korban yang  kala itu ditaruh di depan keranjang sepedanya.

“Kejadian sekitar pukul 07.30 WIB di seputaran Desa Ngembal Kulon,” ucap  Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi, Kamis (12/12/2019) siang.

Gatot menambahkan, korban saat itu tengah berboncengan dengan satu rekannya. Tiba di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dipepet oleh Awit yang saat itu menggunakan sepeda motor shogun berwana biru.

“Si Awit ini kemudian  memepet korban dan mengambil tas yang ada di keranjang depan,” katanya.

Awit kemudian melarikan diri. Selama pelariannya Awit sempat menjual barang curiannya pada beberapa orang. Di antaranya laptop dijual pada seseorang di Kecamatan Mejobo dengan harga Rp satu juta.

Sedang untuk alasan, kata Gatot, Awit melakukannya dengan terpaksa karena terlilit utang. Hingga membuat pihaknya melakukan tindakan kriminal menjambret. “Dari keterangannya, Awit nekat menjambret karena alasan terlilit hutang,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Awit akan dijerat dengan pasal 362 KUHpidana tentang mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagaian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian.

“Dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...