Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Mendikbud Rombak Kuota Zonasi PPDB, Ganjar Minta Evaluasi Total

MURIANEWS.com, Semarang – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan akan melakukan perubahan kuota zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Nantinya, jalur zonasi hanya menjadi 50 persen dan jalur prestasi menjadi 30 persen.

Selain itu juga ada jalur afirmasi sebesar 15 persenm dan jalur perpindahan orang tua 5 persen. Kuota itu berubah dari mekanisme PPDB sebelumnya.

Di mana saat itu, kuota zonasi untuk sistem wilayah (zonasi) sebesar minimal 80 persen, kuota untuk jalur prestasi hanya 15 persen dan untuk jalur perpindahan sebesar 5 persen.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Kemendikbud tak tergesa-gesa dalam menentukan mekanisme PPDB. Pihaknya pun berharap agar Kemendikbud juga melibatkan pemerintah daerah dalam perumusan PPDB tersebut.

“Saya kira ada baiknya dimantabkan dulu. Dihitung dengan baik, sehingga keputusan yang akan diambil tidak menimbulkan masalah seperti tahun lalu,” kata Ganjar, Kamis (12/12/2019).

Ia pun menyatakan siap memberikan sampel beberapa daerah di Jateng dan memberikan masukan terkait PPDB. Menurutnya, banyak hal yang dapat dibicarakan dari pengalaman di Jawa Tengah yang dapat dijadikan pelajaran agar pelaksanaan PPDB berjalan lancar.

“Kami akan senang apabila diminta bantuan untuk pengalaman tahun lalu. Sehingga, apapun yang akan diputuskan, tidak akan merepotkan baik untuk pelaksana yakni pemda, wali murid dan calon siswa itu sendiri,” ujarnya.

Menurut dia, jika ingin melaksanakan PPDB dengan baik, maka evaluasi total harus dilakukan. Kementerian, lanjut dia, harus memastikan kesemerawutan tahun lalu tidak terjadi pada pelaksanaan PPDB yang akan datang.

“Jangan sampai seperti tahun lalu, saya harus telepon Pak Menteri, staf ahli dan Dirjen karena banyaknya permasalahan yang terjadi di lapangan,” pungkasnya. (lhr)

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...