Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tanggap Bencana, Ponsel Lurah Hingga Pejabat di Jepara Diminta Aktif 24 Jam

0 89

MURIANEWS.com, Jepara – Musim hujan selalu berpotensi menimbulkan bencana di beberapa wilayah Jepara. Karena itu, kesiapsiagaan aparat Pemerintah Kabupaten Jepara terus ditingkatkan. Salah satunya adalah mewajibkan ponsel semua pejabat dari tingkat kabupaten hingga desa aktif 24 jam nonstop.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Edy Sujatmiko menegaskan tentang hal ini.

Musim hujan harus diwaspadai bisa menimbulkan beberapa potensi bencana di Jepara. Banjir dan tanah longsor, angin puting beliung dan kecelakaan laut akan menjadi fokus perhatian di musim hujan ini.

Menurut Edy Sujatmiko, kejadian bencana di Jepara memang tidak bisa kita prediksikan, namun bisa dilakukan mitigasi. Dengan melakukan mitigasi yang tepat dan benar, segala risiko bisa diminimalkan. Terutama risiko terhadap korban nyawa dan materi bisa diminimalkan.

“Masalah bencana bukan hanya menjadi urusan BPBD atau Pemkab Jepara semata-mata. Masyarakat juga harus menyadarinya.  Masyarakat juga harus memiliki sikap tanggap bencana. Dan kami akan terus melakukan sosialisasi mengenai hal ini,” ujar Edy Sujatmiko, Kamis (12/12/2019).

BPBD Kabupaten Jepara sendiri menyatakan telah siap siaga 24 jam menghadapi musim hujan kali ini. Dengan personel gabungan lintas sektor, ratusan relawan yang tersebar di berbagai kecamatan, serta menyiapkan nomor layanan untuk melaksanakan penanganan bencana di (0291) 598291 atau 08112766451.

Lebih lanjut, Edy Sujatmiko juga menegaskan agar pejabat OPD, camat, lurah, dan petinggi untuk dapat terus mengaktifkan ponselnya 24 jam nonstop.

Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana dapat segera melakukan koordinasi. Dengan demikian upaya pencegahan, penanganan dan langkah-langkah yang perlu diambil bisa segera dieksekusi.

“Tidak ada alasan lagi HP mati karena sedang dicharge dan lain sebagainya. HP sekarang sudah canggih-canggih, jadi harus on call,” kata Edy Sujatmiko.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto menyatakan, musim hujan masih akan menimbulkan kerawanan bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan laka laut. BPBD juga sudah memetakan wilayah rawan bencana ini. Semua persiapan sudah dilakukan pihaknya, mencakup seluruh jaringan tanggap bencana yang sudah ada di Kabupaten Jepara.

“Kami sudah merapatkan barisan. Jaringan tanggap bencana juga sudah kami konsulidasikan dan koordinasikan. Sudah ada SOP yang sudah disepakati. Sehingga jika  ada kejadian langkah antisipasi, evakuasi, penanganan pascabencana bisa dilakukan secara efektif,” terangnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.