Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Terkendala Izin Operasi, Rontgen di Puskesmas Jekulo Belum Bisa Digunakan

MURIANEWS.com, Kudus – Komisi D DPRD Kudus mendorong agar perizinan operasi alat kesehatan rontgen di Puskesmas Jekulo segera diselesaikan. Pasalnya, rontgen  tersebut sudah ada sejak 2018 silam dan belum bisa digunakan karena izin belum keluar.

“Secepatnya akan diurus. Karena ini proses izin sudah 99 persen. Biar segera bisa digunakan,” jelas Ketua Komisi D DPRD Kudus Mukhasiron, Selasa (10/12/2019).

Ia mengatakan, sebelumnya dari pemerintah daerah tahun 2018 menganggarkan sebesar Rp 40 miliar untuk alat kesehatan. Termasuk di puskesmas Jekulo ada tiga alat kesehatan. Namun ada satu alat kesehatan yang hingga kini belum bisa digunakan, karena terkendala dengan perizinan.

“Untuk rontgen ini faktor perizinan operasi. Karena anggaran 2018 lalu. Seharusnya tahun 2019 sudah terpakai,” lanjutnya.

Padahal, dari pemerintah pusat berkomitmen untuk memudahkan pelayanan perizinan. Ini justru mempersulit. Sehingga berdampak pada pelayanan kesehatan di Puskesmas Jekulo.

“Karena alat kebutuhan rontgen ini dibutuhkan. Terutama letak puskesmas yang ada di jalan Pantura,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jekulo Emy Ruyanah mengatakan, terkait dengan alat kesehatan rontgen belum bisa dioperasikan karena terkendala izin. Hanya ia yakin pada tahun 2020 mendatang sudah bisa digunakan untuk pelayanan kesehatan di Puskesmas Jekulo.

“Kendala Izin, kedua karena listriknya. Tapi tahun 2020 yakin bisa terpakai. Seharusnya tahun 2019 ini bisa, karena perizinannya mundur,” ungkapnya.

Ia mengatakan, ada tiga alat kesehatan yang diberikan untuk Puskesmas Jekulo. Di antaranya, hematologi analyzer, sentralisator, dan rontgen. Dari ketiganya itu, alat kesehatan rontgen belum bisa digunakan.

“Tahapnnya perizinannya sudah berjalan. Ini sudah hampir selesai. Kan memang izinnya bertahap. Syratanya juga lumayan banyak. Kita harus melakukan bertahap,” tandasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...