Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Dari Pilpet Jepara: 41 Petahana Tumbang Saat Kembali Coba Peruntungan

0 55

MURIANEWS.com, Jepara –   Pemilihan Petinggi (Pilpet) Serentak Jepara 2019 yang berlangsung beberapa waktu lalu, telah menghasilkan pejabat petinggi desa baru. Jumlahnya lebih dari separuh.

Dari pelaksanaan coblosan di 136 desa itu, 78 desa di antaranya mendapatkan petinggi baru. Sementara lainnya, merupakan petinggi petahana yang kembali terpilih.

Jumlah petahana yang mencari peruntungan dengan kembali mencalonkan diri sebenarnya cukup banyak, yakni mencapai 99 orang. Namun yang mampu lolos kembali hanya 58 orang, lainnya tumbang,.

Kabag Pemerintahan Desa Sekda Jepara Siswanto menyatakan, Pemilihan Petinggi Serentak tahun 2019 diikuti 136 desa. Dari jumlah tersebut sebanyak 37 petahana tidak mencalonkan dirinya kembali.

Ada yang disebabkan karena birokrasi, namun ada juga yang memang sengaja tidak maju lagi.

Sedangkan sisanya sebanyak 99 orang incumbent kembali maju untuk bersaing menjadi petinggi desa kembali.

Dari jumlah tersebut, terdapat 58 petinggi incumbent yang akhirnya terpilih kembali. Sedangkan 41 incumbent lainnya tidak terpilih.

“Sehingga dari gelaran pesta demokrasi lokal tingkat desa ini, separuh lebih merupakan orang baru yang terpilih. Persisnya ada 78 orang pejabat Petinggi Desa yang merupakan wajah baru,” ujar Siswanto, Selasa (10/12/2019).

Para petinggi baru dan inchumbent yang terpilih, saat ini sudah mulai aktif bertugas. Setelah dilantik beberapa waktu lalu, mereka sudah melakukan serah terima materi di masing-masing kecamatan. Proses ini sekaligus menandai masa tugas petinggi yang baru dimulai secara aktif.

Pemkab Jepara, juga menggelar acara khusus dengan para inchumbent yang tidak terpilih. Mereka diundang untuk mendapatkan ucapan terima-kasih secara langsung dari Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi. Acara ini digelar di Gedung Shima, kompleks Kantor Bupati Jepara.

Dian Kristiandi mengatakan, purna tugas maupun tidak terpilih kembali bukan akhir dari segalanya. Juga bukanlah bukan akhir dari pengabdian kepada masyarakat.

Meskipun saat ini berada di luar struktural pemerintahan desa, sumbangan tenaga dan pikiran mereka tetap dibutuhkan dalam membangun desa.

“Kepada mereka saya katakana, jangan sampai membuat jarak atau malah alergi. Bergandeng tanganlah bersama-sama, membantu petinggi baru untuk melanjutkan pembangunan didesa.  Berbagi pengalaman yang pernah diperoleh, berikan masukan yang baik, serta ide-ide yang cemerlang tentang gebrakan inovasi ,” ujar Dian Kristiandi, Selasa (10/12/2019).

Mereka yang tidak terpilih kembali juga diminta segera membangun rekonsiliasi. Para pendukung mereka harus bisa kembali bersatu bersama masyarakat lainnya.

Karena pembangunan desa tidak akan terwujud jika suasana desa tidak kondusif. Saat ini sudah saatnya kembali bersatu untuk mewujudkan Jepara madani yang berkarakter, maju, dan berdaya saing.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.