Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Banyak Korban Akibat Penyakit dari Kencing Tikus di Pati, Warga Diminta Semakin Waspada

0 799

MURIANEWS.com, Pati- Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati mengimbau masyarakat agar mewaspadai penyakit leptospirosis yang biasa muncul selama musim hujan. Mengingat, proses penyebaran penyakit tersebut sangat mudah.

Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira. Yakni bakteri yang disebarkan melalui urine hewan pengerat seperti tikus.

Bakteri ini biasanya semakin menyebar saat terjadi banjir atau adanya genangan air saat musim hujan.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Bidang P2 Dinas Kesehatan Pati Ninik Trisnawati mengatakan untuk musim hujan, secara preventif sudah melakukan sosialisasi lintas sektoral pada Oktober lalu.

“Sosialisasi yang kami lakukan adalah informasi dan langkah penanggulangan dalam level rumah tangga,” jelasnya, Selasa (10/12/2019).

Untuk Kabupatean Pati sendiri, sebutnya, angka kematian akibat leptospirosis mendapat urutan ke delapan di Jawa Tengah. Data tersebut terhitung hingga akhir November 2019 lalu.

Kemudian sampai dengan bulan ini, penderita leptospirosis di Pati setidaknya ada empat orang. Tiga di antaranya sudah dapat disembuhkan, sedangkan satu orang meninggal.

“Rencana tindak lanjut dari pertemuan lintas sektoral yakni sosialisasi sampai lini bawah. Serta merencanakan gerakan berantas tikus, termasuk cara mematikan bakteri leptospira, tidak hanya tikusnya. Selain itu, penyediaan alat pelindung diri bagi petugas kebersihan,” tambahnya.

Dirinya berharap, agar angka penderita leptospirosis di Pati tidak mengalami kenaikan. Untuk itu, perlu adanya kewaspadaan bagi masyarakat dan penanganan yang serius bagi petugas kesehatan.

“Pencegahan bisa dilakukan dengan cara mematikan tikus serta bakterinya dengan menggunakan cairan klorin,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.