Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ratusan Calon Penyuluh Agama Islam nonPNS di Grobogan Jalani Tes

 

MURIANEWS.com, Grobogan – Kantor Kemenag Grobogan menggelar tes bagi calon Penyuluh Agama Islam (PAI) nonPNS, Minggu (8/12/2019). Pelaksanaan tes dilangsungkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Grobogan mulai pukul 08.00 WIB.

Kepala Kantor Kemenag Grobogan Hidayat Maskur menegaskan, untuk formasi PAI non PNS ada 154 orang. Dari jumlah ini, sebanyak 108 formasi sudah terisi dari penyuluh nonPNS lama (periode 2017-2019) yang lolos dalam seleksi ulang.

Dengan demikian masih ada 46 formasi yang belum terisi dan dibuka untuk umum. Adapun jumlah pendaftar untuk jalur umum ini ada 169 orang.

“Jadi yang ikut tes kali ini ada 169 orang. Mereka ini mengikuti tes tertulis dan wawancara. Dari jumlah ini, nanti diambil 46 orang,” jelas Hidayat.

Penerimaan PAI diutamakan adalah lulusan S1 keagamaan. Namun, mereka yang lulusan SMA sederajat juga bisa mengikuti seleksi dengan catatan ada rekomendasi dari MUI kalau mereka ini memiliki binaan majelis taklim.

Perekrutan PAI nonPNS itu tidak hanya berlangsung di Grobogan saja. Tetapi dilangsungkan diseluruh Indonesia dan pelaksanaan tesnya dilangsungkan serempak pada hari ini. Bagi yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan kontrak kerja selama lima tahun.

“Masa kontrak penyuluh hasil tes kali ini nantinya lima tahun. Pada rekrutmen sebelumnya, masa kontrak kerjanya hanya tiga tahun,” katanya.

Kasi Bimas Islam Kemenag Grobogan Rozikun menambahkan, untuk soal tes tertulis berasal dari pusat. Setelah ujian, soal tersebut langsung dimusnahkan dengan cara dibakar.

Ditambahkan, para penyuluh non PNS nantinya akan ditempatkan di semua KUA. Tugas mereka nanti memberikan beragam penyuluhan keagamaan di wilayah tugasnya masing-masing.

Selain masalah keagamaan para penyuluh juga dituntut untuk bisa membantu mengatasi persoalan bangsa. Seperti, mencegah berkembangnya paham radikalisme, narkoba, dan persoalan lainnya.

“Tugas PAI tidak hanya terfokus pada pembinaan spiritual dan mental saja. Tetapi mereka juga memahami wawasan kebangsaan,” imbuhnya.

 

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.