Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Komunitas RRM Kudus, Keliling Resik-Resik Masjid Tanpa Embel-Embel Apapun

MURIANEWS.com, Kudus – Bernama Komunitas Resik-resik Masjid (RRM) Kudus, komunitas sosial yang berfokus untuk membuat masjid-masjid di Kudus semakin kinclong. Sudah ada 86 masjid di Kota Kretek yang telah mereka tangani secara gratis.

Tidak ada embel-embel yang dibawa, semua dilakukan secara sukarela dan ikhlas. Anggotanya sendiri terdiri dari berbagai kalangan. Baik dari segi umur, hingga jenis pekerjaan. Baik pria maupun wanita, anggota Komunitas Resik-resik Masjid Kudus kompak ‘menyegarkan’ masjid yang semula sedikit usang menjadi bersih kembali.

Komunitas yang telah terbentuk sedari Febuari dua tahun lalu tersebut pun bertekad untuk tetap menjalankan kegiatan bakti sosialnya tanpa dinaungi lambang kesatuan apapun. Hanya ikhlas dan niat pribadi yang menjadi dasar dri perbuatan mereka.

“Semua perbuatan kami dilandasi dari niat dan keikhlasan untuk merawat masjid-masjid di Kudus,” ucap Bagus Muhammad Iqbal (50) salah satu koordinator Komunitas Resik-resik Masjid Kudus, Minggu (8/12/2019).

Hari ini mereka juga tengah beraksi membersihkan kompleks Masjid Tsamrotul Huda, di Dawe, Kudus. Masjid ini menjadi yang ke-86 yang telah mereka tangani sejak terbentuk.

Kali pertama terbentuk, kata Iqbal, Komunitas RRM Kudus sendiri hanya berjumlah sekitar lima orang. Setahun hingga dua tahun berselang,  kini jumlah anggota mencapai puluhan orang. Dengan niat yang sama yakni ikhlas membersihkan masjid-masjid di Kudus.

“Awal kami hanya berlima, saya sendiri sudah satu setengah tahun lebih di organisasi ini,” kata pria yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut.

Untuk biaya operasional dan ketersediaan alat-alat, Iqbal menjelaskan jika semua adalah hasil dari donasi maupun sumbangan masing-masing anggotanya. Dari awal hingga sekarang, jumlah alat kebersihan terus bertambah. “Semua dari donasi dan sumbangan dari anggota,” lanjutnya.

Baca: Di Jepara Ada Komunitas Resik-Resik Masjid, Beri Jasa Gratis

Walau sempat dikira punya kepentingan saat awal beraksi, RRM Kudus kini telah banjir permintaan di tiap pekannya. Dengan tempat terjauh ada di Kecamatan Undaan yakni di Desa Kutuk, Desa Rahtawu dan Desa Klaling.

“Hampir di tiap pekan ada agenda, ini adalah aksi ke 86,” lanjutnya.

Baik Iqbal maupun semua anggota komunitas lainnya pun berharap, dengan adanya komunitas RRM, bisa sedikit menggugah kesadaran masyarakat untuk terus merawat masjid di lingkungannya. Mengingat masjid adalah tempat mulia untuk menjalankan ibadah umat muslim.

“Selain karena melakukan dengan ikhlas, kegiatan RRM juga dilakukan untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk merawat masjidnya,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.