Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pakar Undip, UI dan UGM Geber Naskah Akademik Gelar Pahlawan Ratu Kalinyamat

0 116

MURIANEWS.com, Jepara – Usaha mengusulkan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat, masih terus diupayakan. Yayasan Dharma Bakti Lestari (YDBL) yang selama ini konsen tentang hal ini, masih mempertimbangkan syarat-syarat yang sudah dirintis, sebelum dibawa ke pemerintah.

Ketua YDBL, Lestari Moerdijat, mengatakan, proses itu sudah dirintis sejak awal tahun lalu. Namun naskah akademik yang disyaratkan, menurutnya masih perlu dimatangkan lagi. Pihaknya tidak ingin, pengalaman di masa silam terkait hal ini kembali terulang.

Sebagai salah satu syarat, naskah akademik yang disusun harus bisa meyakinkan tim penilai Kementerian Sosial. Kajian akademik menjadi kunci terakhir keberhasilan pengusulan gelar pahlawan nasional untuk Ratu Kalinyamat ini.

“Kalau dalam soal komunikasi politik, sebenarnya kita tidak mendapatkan tantangan berarti. Naskah akademik saat ini juga masih terus disusun oleh sejumlah akademisi dari Universitas Diponegoro, Universitas Gajah Mada, dan Universitas Indonesia Jakarta,” ujar Lestari Moerdijat, Sabtu (7/12/2019).

Wakil Ketua MPR RI ini, berada di Jepara untuk mengikuti FGD (Focus Grub Duscussion) Ratu Kalinyamat, dan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Unisnu, Jepara. Dua acara ini dihelat di Ruang Rektorat dan Aula Perpustakaan Unisnu, Jepara, Sabtu (7/12/2019).

Lestari Moerdijat juga mengatakan, dalam proses penyusuanan naskah akademik, Tim YDBL mendapatkan bayak literatur baru. Beberapa literatur atau dokumen yang sama sekali baru tentang Ratu Kalinyamat, didapatkan.

“Ini tentu menggembirakan. Karena ada dokumen baru tentang Ratu Kalinyamat yang ditemukan. Selama ini dokumen itu juga belum pernah digunakan selama ini. Lainya Tim YDBL juga menemukan peninggalan Ratu Kalinyamat,” terangnya.

Sementara itu, Alamsyah sejarahwan UNDIP yang menjadi salah satu anggota Tim YDBL menyebut Ratu Kalinyamat tidak sekadar tokoh kultur masyarakat Jepara. Kesimpulan ini didapatkan setelah tim melakukan penelitian dan kajian.

Selanjutnya, dengan adanya Pusat Studi Ratu Kalinyamat di Unisnu Jepara, diharapkan bisa lebih banyak lagi menggali berbagai hal terkait Ratu Kalinyamat. Sehingga informasi dan fakta mengenai Ratu Kalinyamat dapat diperoleh.

“Kami kira, semua pihak perlu untuk terus bekerja untuk bersama mengajukan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional,” kata Alamsyah.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.