Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bocah Penjual Rujak Menjamur di Kudus, Dinsos P3AP2KB: Awas Eksploitasi Anak

MURIANEWS.com, Kudus – Banyaknya anak-anak di bawah umur yang menjual rujak di Kudus mendapat reaksi Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kudus. Mereka khawatir, kegiatan tersebut berkaitan dengan eksploitasi anak.

Sekretais Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, S. Trimo mengatakan, belum lama ini Satgas Pengamen, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) berhasil mengamankan anak-anak yang menjual rujak di Jalan Jendral Sudirman dan perempatan Ngembalrejo di Jalan Kudus-Pati. Meski tak ditahan, anak-anak tersebut diberikan pembinaan supaya tak mengulangi lagi.

”Selama pembinaan tersebut alasannya adalah untuk membantu orang tua. Tapi ada fakta jika salah satu anak ditarget oleh orang tuanya,” katanya.

Pihaknya pun berulangkali melakukan pembinaan pada anak-anak tersebut. Hingga pada akhirnya orang tua dari para anak dan beberapa pejabat desa dipanggil untuk dimintai nota kesepamahamannya agar peristiwa anak yang menjual rujak dengan paksaan tidak terjadi lagi.

”Tapi pada akhirnya masih ada, kebanyakan adalah dari warga Demaan dan Singocandi,” lanjutnya.

Untuk modus sendiri, Trimo menduga jika modus menjual rujak adalah upaya untuk tidak melanggar Perda No. 15 Tahun 2017 tentang penanggulangan gelandangan, pengemis dan anak jalanan. ”Yang memang hingga kini cukup berkurang dengan signifikan,” katanya.

Sutrimo pun akan tetap melakukan pembinaan pada para bocah penjual rujak apabila kembali kedapatan berjualan di tempat-tempat tersebut. Walau terkesan tegas, semua demi masa depan anak tersebut sendiri dan juga demi Kudus yang bebas dari PGOT dan anak jalanan.

”Kami tetap akan lakukan pembinaan untuk ini. Kami harapkan orang tua bisa mengerti,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...