Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

November, Inflasi di Kudus Tertinggi se-Jawa Tengah

0 55

MURIANEWS.com, Kudus – Inflasi di Kabupaten Kudus pada Bulan November 2019 mencapai 0,24 persen. Jumlah tersebut dibarengi dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 144,82. Kudus pun menjadi daerah dengan inflasi tertinggi di Jawa Tengah pada bulan November.

Besaran inflasi Kudus sendiri melebihi Kota Surakarta yang berada di abgka sebesar 0,23 persen. Disusul Kota Semarang dan Kota Tegal dengan besaran inflasi 0,20 persen. Inflasi di Kudus juga melebihi Cilacap dan Purowkerto dengan jumlah inflasi yang cenderung minim, yakini 0,16 dan 0,15 persen.

Kepala BPS Kudus Rahmadi Agus SantosaInflasi menyebut, tingginya inflasi dipicu oleh kenaikan harga beberapa komoditas pada sektor pangan. Seperti pada harga bawang merah, jeruk, telur ayam ras, tomat sayur, dan bayam.

“Sedang untuk penahan lajunya ada cabai rawit, pisang, besi beton, batu bata, dan nangka muda,” katanya, Selasa (3/12/2019) siang.

Selain itu, ada juga beberapa kelompok yang mengalami penurun harga. Yakni pada kelompok sandang sebesar  0,12 persen. Kemudian kelompok perumahan, air, listrik, dan gas sebesar -0,02 dan kelompok kesehatan sebesar 0,02 persen.

Walau tinggi, Rahmadi menyebut angka 0,24 di bulan November tersebut jauh lebih rendah dari bulan November di tahun-tahun sebelumnya. Seperdi pada November tahun 2017 yakni 0,35 persen dan pada November 2018 yakni 0,29 persen.

“Untuk November tahun ini bisa dibilang rendah dari tahun sebelumnya,” terangnya.

Data ini, kemudian akan disampaikan pada Pemerintah Kabupaten Kudus guna menentukan kebijakan untuk menurunkan inflasi. Mengingat Kudus, cukup sering berada di pemuncak daftar kabupaten atau kota yang memiliki inflasi tinggi.

“Kami menyajikan data yang kemudian pemecahan masalahnya akan dirembug Pemkab dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID),” lanjutnya.

Rahmadi juga menanggapi, apabila patokannya adalah target inflasi yang dipatok sebesar 3,5, Kabupaten Kudus masih dalam taraf aman. Namun memang, jika patokannya adalah kabupaten-kabupaten lain, tentu akan sedikit menzmbah pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah.

“Jadi tergantung dilihat ke arah yang mana,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.