Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Puluhan Pelaku UMKM di Grobogan Diajari Cara Pasarkan Produk Secara Online

0 55

MURIANEWS.com, Grobogan – Bagian Perekonomian Setda Grobogan dan Dekranasda setempat memfasilitasi workshop pemasaran produk secara digital pada puluhan pelaku UMKM, Senin (2/12/2019). Workshop yang dilangsungkan di gedung Riptaloka itu dibuka oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Grobogan Tjiptati Noegrahani.

Dalam workshop tersebut, ada dua narasumber yang dihadirkan. Yakni, staff officer PT Shopee Internasional Indonesia Dias Bahary Adhitama dan Tentor Madani Bimbel Aniz Faozi.

Ketua Dekranasda Grobogan Tjiptati Noegrahani mengatakan, sejauh ini banyak potensi UMKM yang bisa dikembangkan. Pihaknya, selalu berupaya untuk menggali dan mengembangkan potensi kreasi kerajinan yang bernilai ekonomi serta membantu pemasaran produk para pelaku UMKM tersebut.

“Selama ini, berbagai produk pelaku UMKM kita sertakan dalam pameran. Saat ini, kita ajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi terbarukan sebagai salah satu cara untuk memperluas pangsa pasar,” ujarnya.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Grobogan Pradana Setyawan mengatakan, sejauh ini perkembangan UMKM di wilayahnya dinilai cukup bagus. Indikasinya, sampai sekarang sudah ada sekitar 32.055 UMKM yang tersebar di 19 kecamatan. Terdiri dari 30.565 Usaha Mikro, 1.344 Usaha Kecil dan 156 Usaha Menengah.

Meski jumlah pelaku UMKM terus bertambah namun beberapa masalah klasik masih dialami para pengusaha tersebut. Salah satunya adalah soal pemasaran yang dinilai sebagian pengusaha sebagai permasalahan utama.

Menurutnya, jika selama ini masih banyak pelaku usaha yang memasarkan barangnya secara tradisional. Oleh sebab itu, perlu adanya sebuah terobosan baru buat pengusaha tersebut agar memasarkan produknya dengan cara-cara yang lain dari biasanya. Yakni, dengan memanfaatkan teknologi yang saat ini sudah berkembang pesat.

“Jadi, jangan sampai kita bisa bikin produk tetapi tidak bisa menjual. Dengan adanya teknologi internet, upaya promosi dan pemasaran produk bisa dilakukan lewat media sosial atau sarana online lainnya,” katanya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.