Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Karimunjawa Masih Sepi Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

0 147

MURIANEWS.com, Jepara – Potensi terjadinya lonjakan penumpang di jalur pelayaran Jepara-Karimunjawa, tetap diprediksi bisa terjadi pada musim libur Natal dan Tahun Baru. Dinas Perhubungan Jepara, menyatakan siap mengantisipasi berbagai kemungkinan.

Meski demikian, hingga hari ini jumlah kunjungan ke pulau di Kabupaten Jepara itu masih sepi. Arwin, salah satu agen wisata Karimunjawa menyatakan, sampai awal Desember ini jumlah wisatawan masih biasa.

Lonjakan penumpang bisa jadi baru akan terjadi pada pertengahan Desember nanti.  Sejauh ini jumlah tamu yang datang ke Karimunjawa masih biasa  jumlahnya.

“Tahun lalu, pada awal Desember memang sudah banyak yang booking. Tapi tahun ini belum ada kenaikan. Mungkin pada pertengahan Desember nanti, bisa saja terjadi kenaikan jumlah pengunjung ke Karimunjawa,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Perhubungan Laut di Dishub Jepara Suroto menyatakan, untuk libur Natal dan Tahun Baru , didasarkan pengalaman yang ada, sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Selama ini memang ada lonjakan penumpang, namun jumlahnya tidak melebihi kapasitas angkut dari seluruh armada kapal yang ada.

Saat ini, untuk jalur Jepara-Karimunjawa, sudah ada tiga kapal yang melayani. KMP Siginjai memiliki kapasitas 260 penumpang. Kemudian KMC Ekspres Bahari 3F memiliki kapasitas 400 penumpang.

Sedangkan KMC Ekspres Bahari 6F memiliki kapasitas 250 penumpang. Sehingga Secara keseluruhan, kapasitas yang ada mencapai sekitar 900-an penumpang untuk sekali angkut.

“Kalau Natal biasanya biasa-biasa saja ya. Tapi kalau Tahun Baru, memang ada lonjakan penumpang. Namun sejauah ini lonjakan yang terjadi tidak sampai melebihi kapasitas angkut armada yang ada. Jadi tidak ada masalah,” ujar Suroto, Senin (2/12/2019).

Jika memang dibutuhkan trip tambahan, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan operator kapal yang ada. Asal kapal dalam kondisi siap, maka trip tambahan jika dibutuhkan bisa langsung disesuaikan dengan kebutuhan.

Satu hal yang tidak bisa diganggu-gugat adalah masalah cuaca. Jika memang tidak memungkinkan, maka pelayaran tidak mungkin akan dilakukan.

Soal cuaca setiap hari Dishub dan stake holder pelayaran selalu mendapatkan update dari BMKG Semarang.

“Kami nanti tetap akan membuka posko pelayaran ke Karimunjawa pada akhir tahun ini. Kami juga siapkan segala sesuatunya meski dalam kondisi terbatas. Jika ada penumpang yang terlantar karena pelayaran batal, kami juga siapkan tempat menginap sederhana,” tambah Suroto.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.