Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tak Kuat Bayar Karyawan Sesuai UMK, Perusahaan di Kudus Diminta Ajukan Penangguhan ke Gubernur

0 3.177

MURIANEWS.com, Kudus – Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop dan UKM) Kudus telah melakukan sosialisasi besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota kepada 120 perusahaan di Kota Kretek. Bagi perusahaan yang belum mampu melaksanakan ketentuan UMK Kabupaten Kudus tahun 2020 bisa mengajukan penangguhan pelaksanaan UMK.

“Bagi perusahaan yang belum mampu melaksanakan ketentuan UMK Kabupaten Kudus tahun 2020 bisa mengajukan penangguhan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan UKM (Disnaker Perinkop dan UKM) Kudus Bambang Tri Waluyo, Senin (2/12/2019).

Ia mengatakan, pengangguhan pelaksana UMK diajukan kepada gubernur Jawa Tengah melalui dinas tenaga kerja dan transmigrasi provinsi Jawa Tengah. Untuk pengajuan sendiri paling lambat 10 hari sebelum berlakunya UMK.

“Untuk tanggalnya paling lambat tangga 20 Desember 2019 mendatang,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, besaran UMK kabupaten Kudus tahun 2020 diputuskan sebesar Rp 2,218 juta. Semua perusahaan wajib melaksanakan ketentuan UMK kabupaten Kudus tahun 2020 yang akan mulai berlaku pada 1 Januari 2020 mendatang.

“Kemarin yang sudah kami beritahukan sosialisasi ada sebanyak 120 perusahaan di Kudus. Selanjutnya kami juga memberikan surat edaran terkait besaran UMK tahun 2020 mendatang,” jelasnya.

Ia menambahkan, UMK ini berlaku hanya bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Setelah masa itu, pengusaha wajib menyusun struktur dan skala upah dengan memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan dan kompetensi.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.