Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

18 Atlet Raih Beasiswa Bulutangkis PB Djarum 2019

0 177

MURIANEWS.com, Kudus – Sebanyak 18 atlet belia dari seluruh penjuru Indonesia  berhasil lolos fase karantina Audisi Umum dan mendapat jatah Beasiswa Bulutangkis 2019 dari PB Djarum. Mereka berhasil menerima beasiswa setelah menyisihkan 53 atlet lain yang juga mengikuti fase karantina yang dimulai Jumat pekan lalu.

Mereka adalah Muhammad Raihan Nur Alamsyah (Kota Bekasi – Jawa Barat),Tatag  Prayoga,Herlambang (Kabupaten Sleman – Daerah Istimewa Yogyakarta), dan Yarits Al Kaaf Rengganingtyas (Kabupaten Grobogan – Jawa Tengah), dari kelompok U-13 Putra.

Kemudian ada Fransiskus Valentinus Siallagian (Kabupaten Tuban – Jawa Timur), Moch Fahri Wildani Putra Sudrajat (Kabupaten Subang – Jawa Barat),Rauf Pranedya Krisda (Kota Pekanbaru – Riau),Tegar Alfarisi Jalu Pamungkas (Kabupaten Sukoharjo – Jawa Tengah), dan Zikri Annail Praditiya (Kabupaten Banyumas – Jawa Tengah).

Lalu ada Alif Akbar M (Kota Bekasi – Jawa Barat) dan Azaka Alifa Yudhistira (Kabupaten Sukoharjo – Jawa Tengah) yang merupakan dari kelompok U-11 Putra.

Selanjutnya dari U-13 Putri ada nama Zifa Ploy Stacy (Kabupaten Klaten – Jawa Tengah), Dian Ramadhani Mukti (Kabupaten Aceh Barat – Aceh)dan Laudya Clarissa Ramadhani (Kabupaten Semarang – Jawa Tengah).

Sementara dri U-11 Putri ada nama Hasna Yusria Qanita (Kabupaten Ngawi – Jawa Timur), Jesslyn Carrisia (Kabupaten Pati – Jawa Tengah), Tanaya Ramadhani Putri Budiyanti (Kota Surakarta – Jawa Tengah), Bunga Kirana Larasati (Kabupaten Wonosobo – Jawa Tengah) dan Nur Hafidzah Afifah (Kabupaten Kotawaringin Timur – Kalimantan Tengah).

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengucapkan selamat pada para atlet muda yang berhasil meraih beasiswa bulutangkis PB Djarum 2019.Yopie juga mengucapkan selamat bergabung di klub yang bermarkas di Kota Kretek tersebut.

“Hari ini, kami memiliki anggota keluarga baru yang akan kami asah kemampuannya,” katanya.

Yopie menambahkan, penyelenggaraan audisi umum semata-mata adalah untuk menjaga mata rantai prestasi Indonesia di kancah bulutangkis dunia. Dengan begitu, juara dunia baru bagi Indonesia di masa mendatang bisa terlahir kembali.

“Komitmen kami untuk terus melahirkan juara tidak pernah berubah. Kami akan tetap mencari bibit-bibit baru dari seluruh pelosok Indonesia dengan format yang lebih baik lagi,” tandasnya.

Sementara Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi mengatakan perjuangan 18 atlet muda untuk bergabung dengan PB Djarum melalui jalur Audisi Umum tidaklah mudah. Di tahap awal, mereka harus berjuang meraih Super Tiket dari rangkaian Audisi Umum 2019 yang diselengarakan di lima kota yakni Bandung, Purwokerto, Surabaya, Solo Raya, dan Kudus.

“Selanjutnya terpilih 55 atlet yang masuk karantina dan  diobservasi baik dari sisi skill, fisik dan daya juangnya. Hingga terpilih 18 atlet ini,” terangnya.

Fung berharap, para atlet yang baru saja bergabung tidak berpuas diri setelah masuk PB Djarum. Karena sesungguhnya, kata Fung, perjalanan menjadi juara baru saja dimulai. Pihaknya pun akan melakukan pembinaan seefektif mungkin menuju jenjang juara.

“Selamat untuk para atlet yang terpilih,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.