Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ketua MUI Grobogan Minta Semua Pengurus di Tingkat Kecamatan Bantu Atasi Persoalan Bangsa

MURIANEWS.com, GroboganKetua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Grobogan KH Hamzah Matni meminta jajaran pengurus MUI di tingkat kecamatan ikut andil membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan bangsa. Hal itu disampaikan KH Hamzah dalam acara rapat koordinasi dan konsolidasi serta pengukuhan pengurus MUI kecamatan se-Kabupaten Grobogan periode 2019-2024 yang dilangsungkan di pendapa kabupaten, Sabtu (30/11/2019).

Menurutnya, peran ulama sangat penting di masyarakat dan tidak hanya mengurusi masalah agama saja. Namun, juga berperan dalam penanganan serta pengawasan masalah sosial kemasyarakatan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada mereka yang sudah bersedia jadi pengurus MUI ini. Semoga kepengurusan MUI di semua kecamatan ini tetap solid dan bisa membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa,” katanya.

Ia juga meminta semua jajaran pengurus MUI untuk menggelorakan semangat cinta tanah air dan ikut mendukung terciptanya suasana aman. Jika suasana aman maka segala aktivitas masyakat akan berjalan dengan lancar dan kondisi ini dengan sendirinya akan meminimalkan munculnya persoalan.

Sementara itu, Kasubag Keagamaan dan Penganut Kepercayaan pada Bagian Kesra Setda Grobogan Ali Anwar meminta para ulama ikut membantu mengatasi berbagai persoalan bangsa yang muncul akhir-akhir ini. Seperti, soal paham radikalisme, dan bahaya penggunaan narkoba.

“Saat ini, muncul berbagai persoalan bangsa. Selain pemerintah, peran serta dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk membantu menyelesaikan masalah ini. Salah satunya dari Majelis Ulama Indonesia,” katanya saat membacakan sambutan Bupati Grobogan.

Peran dan partisipasi alim ulama dalam memberikan bimbingan kepada umat diharapkan terus ditingkakan. Untuk itu, perlu adanya hubungan sinergis dengan pemerintah daerah dalam menjalankan kegiatan. Sebab, poisisi ulama dan pemerintah (umara) saling berkaitan dalam menjaga hubungan dalam amar makruf nahi mungkar.

”Hubungan ulama dan umara jangan sampai renggang. Karena keduanya saling berkaitan. Peran ulama dan umara adalah suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” sambungnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...