Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Cangkul Impor Masuk Kudus, Pengrajin Logam di Kota Kretek Buat Cangkul Murah Berkualitas Sama

0 4.330

MURIANEWS.com, Kudus – Kian ketatnya persaingan cangkul di dunia perdagangan membuat pengrajin logam di Kudus terus memutar otak. Mereka pun berlomba-lomba untuk membuat cangkul dengan kualitas terbaik namun harganya lebih murah dibandingkan dengan cangkul impor.

Hal ini dilakukan untuk menghadapi semakin ketatnya persaingan harga cangkul setelah pemerintah pusat mengimpor cangkul dari luar negeri. Terlebih lagi, cangkul impor tersebut sudah masuk pasar di Kudus.

“Memang adanya impor cangkul oleh pemerintah beberapa waktu kemarin dampaknya cukup besar bagi pengrajin lokal. Akhirnya kami mencoba untuk membuat terobosan dengan membuat cangkul murah dengan kualitas terbaik,” jelasnya Ketua Kelompok Pengrajin Kampung Logam Kudus M Syahri Baedlowi, Sabtu (30/11/2019).

Ia mengatakan, harga cangkul impor di pasaran dipatok dengan harga Rp 40-45 ribu. Harga tersebut, tentunya berdampak besar bagi pengrajin cangkul yang ada di Kudus.

Oleh karena itu, pihaknya membuat terobosan harga cangkul lebih murah. Harga cangkul yang ia buat berkisar antara Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu. Artinya lebih murah jika dibandingan dengan harga cangkul impor.

“Secara kualitas sebanding dengan impor. Bahan bakunya juga sama, yakni dengan ketebalan 0,5 cm,” jelasnya.

Meskipun harga yang dipatok lebih murah, ia mengaku masih mendapatkan untung. Pasalnya untuk membuat cangkul tersebut hanya membutuhkan aval rosok baja yang banyak ditemui di Kabupaten Kudus.

“Sehingg kami masih bisa membuat cangkul bermutu dengan harga yang lebih murah,” lanjutnya.

Bahkan, menurutnya permintaan cangkul dari Kudus terbilang ramai. Dari beberapa kota, baik di Kudus hingga luar Kudus masih banyak permintaan soal cangkul asal Kudus. Bahkan dari Jakarta sering membeli cangkul dari Kudus.

“Ribuan cangkul dari Kudus banyak terjual setiap bulannya,” jelasnya.

 

Reporter: Dian Utoro Aji
Editor: Supriyadi

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.